Menu

Mode Gelap
Tanah Kambatang Lima Menuju Paripurna DPRD, Bang Dhin Sambut Baik Langkah Gubernur Kalsel. Tongkat Komando Lanal Kotabaru Berganti, Di hadiri Wakil Bupati Kotabaru Isu Kenaikan BBM Picu Kepanikan, SPBU Sempat Tutup, Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu: Tegaskan, “Jangan Menimbun! Bupati Kotabaru Sampaikan Laporan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di DPRD Kotabaru. Pertapindo Gelar Pelatihan Berbasis Kompentensi Relawan Tanggap Darurat Bencana Hari Jadi ke-23 Tanbu dan Mappanre Ritasi’e Segera Dimulai

ADV. DPRD TANBU APRIL 2026

Isu Kenaikan BBM Picu Kepanikan, SPBU Sempat Tutup, Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu: Tegaskan, “Jangan Menimbun!

badge-check


					Isu Kenaikan BBM Picu Kepanikan, SPBU Sempat Tutup, Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu: Tegaskan,  “Jangan Menimbun! Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24.com – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 memicu kepanikan di tengah masyarakat Tanah Bumbu. Antrean panjang hingga dugaan kelangkaan BBM sempat terjadi di sejumlah titik.

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya. SE. “mengungkapkan bahwa dampak kepanikan tersebut bahkan sudah dirasakan langsung di lapangan.

“Melihat dan mendengar isu yang beredar di masyarakat bahwa per 1 April 2026 akan ada kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, hal ini memicu kepanikan sehingga terjadi antrean panjang di SPBU Pertamina, bahkan berpotensi terjadi penimbunan di sejumlah pangkalan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Ia mengaku sempat berkeliling pada malam hari untuk memastikan kondisi tersebut.

“Bahkan tadi malam saya berkeliling ingin mengisi BBM jenis Pertalite, namun ternyata hampir semua SPBU tutup. Penjual eceran pun tidak ada yang mau menjual BBM. Ini menunjukkan situasi di lapangan memang sudah mulai terdampak kepanikan,” ungkapnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa berdasarkan informasi resmi dari pemerintah pusat, isu kenaikan BBM tersebut tidak benar.

“Setelah kami mengikuti informasi resmi dari pemerintah pusat melalui Mensesneg, Kementerian ESDM, serta pimpinan DPR, dipastikan bahwa hari ini tidak ada kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi,” tegasnya.

Menurut Andi Asdar, kondisi yang terjadi saat ini sangat mungkin dipicu oleh perilaku masyarakat yang melakukan pembelian berlebihan.

“Kalau semua menimbun, yang dirugikan masyarakat sendiri. Karena itu saya mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, karena justru bisa mengganggu distribusi dan memperpanjang antrean di SPBU,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi serupa juga berpotensi berdampak pada jenis BBM lainnya.

“Begitupun dengan solar dan dexalite, tentu ini bisa merugikan pengusaha kecil yang memanfaatkan jenis BBM tersebut,” tambahnya. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *