Menu

Mode Gelap
Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Tasyakuran Sertifikat CASR 172 dan Resmikan Waroeng Aksi Merah Putih di Bandara Bersujud Safari Ramadan 1447 H, Bupati Andi Rudi Latif Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Rencana 2027 Tingkat Kecamatan Simpang Empat. Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Bermanfaat bagi Masyarakat Polres Tanah Bumbu Dukung Pembangunan Jembatan di Kelurahan Tungkaran Pangeran Kecamatan Simpang Empat. Polres Tanah Bumbu melaksanakan Kegiatan Pengecekan Senjata Api (Senpi).

Advertorial

Rupiah Menguat Nyaris Rp 100, Dolar ke Rp 15.700

badge-check


					Rupiah Menguat Nyaris Rp 100, Dolar ke Rp 15.700 Perbesar

JAKARTA, kontak24 – Nilai tukar rupiah selama sepekan perdagangan akhir Januari 2025 bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat ( USD ). Mengutip data Bloomberg, Sabtu (1/2/2025), rupiah spot pekan ini ditutup melemah 0,82 persen ke level Rp16.305 per USD dari sebelumnya Rp16.172 per USD di awal pekan.

Nilai tukar rupiah juga ditutup melemah 0,30 persen pada perdagangan Jumat. Sementara itu, rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) dalam sepekan tercatat ditutup turun 0,69 persen ke Rp16.312 per USD.

Di Asia, mayoritas mata uang juga melemah terhadap dolar AS, seperti ringgit Malaysia yang mencatat pelemahan terdalam yakni 1,21 persen, disusul won Korea yang melemah 0,57 persen, lalu yen Jepang melemah 0,28 persen. Kemudian, dolar Singapura tercatat melemah 0,14 persen, peso Filipina melemah 0,09 persen, dolar Hong Kong melemah 0,02 persen dan rupee India melemah 0,002 persen.

Mata uang Asia yang menguat hanya dolar Taiwan dan baht Thailand yang masing-masing menguat 0,29 persen dan 0,12 persen. Ssementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) menguat sebesar 0,29 persen pada hari Jumat di posisi 108,50 yang menekan maka mata uang lainnya terhadap USD.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini juga disebabkan oleh sentimen eksternal yaitu investor sedang mempertimbangkan kemungkinan tarif AS bersamaan dengan serangkaian perintah eksekutif dan pengumuman kebijakan. Trump baru-baru ini kembali mengeluarkan ancam untuk mengenakan tarif perdagangan hingga 100 persen terhadap negara-negara BRICS yang melakukan dedolarisasi.

“Trump mengancam akan mengenakan tarif perdagangan 100 persen pada kelompok negara BRICS atas upaya mereka untuk menciptakan mata uang mereka sendiri dan menjauh dari dolar,” tulis Ibrahim dalam risetnya, dikutip Sabtu (01/02/25).

Dari dalam negeri, sentimen yang memengaruhi nilai tukar adalah kabar mengenai efisiensi anggaran sebesar Rp306,69 triliun yang dilakukan pemerintah, yang sebagian besar akan direlokasi untuk pendanaan program makan bergizi gratis (MBG). Ekonom menilai realokasi anggaran ke program makan bergizi gratis tidak akan mengerek pertumbuhan ekonomi secara signifikan, bahkan bisa berdampak negatif.

Berdasarkan pergerakan rupiah terakhir, untuk perdagangan selanjutnya mata uang Garuda diprediksi akan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di rentang Rp16.300 hingga Rp16.360 per dolar AS. (Ktk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kalsel Siagakan 1.200 Personel Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi.

6 November 2025 - 11:11 WIB

Sekdakab kotabaru Hadiri Pembukaan PORPROV XII Tanah Laut 2025.

2 November 2025 - 07:01 WIB

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Apresiasi keberhasilan panen jagung seluas 24 hektar Oleh Polsek Satui Polres Tanah Bumbu.

26 Oktober 2025 - 22:58 WIB

Kunjungan Dankodaeral XIII Di Lanal Kotabaru Disambut Dengan Yel-Yel Prajurit.

23 Oktober 2025 - 11:16 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Banjarbaru Simpan Rp5,1 Triliun, Wali Kota Ungkap Fakta Ini.

23 Oktober 2025 - 07:42 WIB

Trending di Advertorial