BREAKING

Berita DaerahDPRD Tanah Bumbu

Banggar DPRD Tanah Bumbu Studi Banding ke Banjar, Fokus pada Pengawasan APBD-P

Martapura, Banjar – Guna mengasah ketajaman fungsi pengawasan anggaran, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan kunjungan kerja dan studi banding ke DPRD Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Fokus utama kegiatan ini adalah mempelajari teknik dan mekanisme pengawasan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) dari lembaga mitra.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, beserta sejumlah anggota dan staf ahli Banggar, diterima dengan hangat oleh pimpinan dan anggota Banggar DPRD Kabupaten Banjar di gedung dewan setempat. Dalam sambutannya, H. Hasanuddin menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah nyata untuk memperdalam kapasitas pengawasan. “Kami ingin belajar dari pengalaman dan best practice DPRD Kabupaten Banjar, khususnya dalam hal teknis pengawasan APBD-P. Tujuannya agar fungsi pengawasan kami di Tanah Bumbu bisa lebih optimal, akuntabel, dan berdampak langsung pada pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung dalam bentuk diskusi intensif yang mengupas tuntas berbagai aspek pengawasan anggaran. Bahasan mencakup tahap perencanaan, mekanisme evaluasi laporan keuangan, strategi memantau penyerapan anggaran, hingga metode mengawasi realisasi program-program prioritas dalam APBD-P. Dalam sesi tersebut, DPRD Kabupaten Banjar secara terbuka berbagi pengalaman, sistem kerja, prosedur, serta berbagai tantangan lapangan yang sering dihadapi dalam proses pengawasan tersebut.

H. Hasanuddin menyatakan bahwa sinergi antarlembaga legislatif semacam ini sangat berharga. “Pertukaran pengetahuan seperti ini sangat penting. Kami berterima kasih atas kesediaan DPRD Banjar berbagi ilmu. Hasil dari kunjungan ini akan kami jadikan bahan evaluasi dan penyempurnaan sistem pengawasan anggaran di Tanah Bumbu,” tambahnya. Studi banding ini diharapkan dapat menghasilkan skema pengawasan yang lebih efektif dan adaptif terhadap dinamika pengelolaan keuangan daerah.

Related Posts