TANAH BUMBU, Kontak24com – Belanja daerah dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2026 naik Rp570,71 miliar menjadi Rp3,6 triliun.
Angka tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu, Selasa (15/09/26). Seluruh fraksi DPRD menyatakan sepakat terhadap RPAPBD 2026.
Andi Rudi mengatakan pendapatan daerah dalam RPAPBD 2026 ditetapkan sebesar Rp2,264 triliun. Angka itu turun Rp38,05 miliar dari anggaran semula sebesar Rp2,302 triliun.
Sementara itu, belanja daerah mencapai Rp3,607 triliun atau meningkat Rp570,71 miliar dari anggaran semula Rp3,036 triliun.
Kenaikan belanja tersebut membuat defisit APBD bertambah menjadi Rp1,343 triliun. Defisit itu meningkat Rp608,77 miliar dibandingkan anggaran semula sebesar Rp734,29 miliar.
Defisit tersebut ditutup melalui penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp1,343 triliun. Nilai tersebut naik Rp608,77 miliar dari anggaran semula Rp734,29 miliar.
Dengan demikian, pembiayaan neto dalam RPAPBD 2026 juga ditetapkan sebesar Rp1,343 triliun, meningkat Rp608,77 miliar dari anggaran semula.
Andi Rudi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Tanah Bumbu atas kerja sama dalam pembahasan perubahan APBD 2026.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjaga untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu.
“Semoga semangat sinergi eksekutif dan legislatif ini terus kita jaga untuk kemaslahatan masyarakat luas serta mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab,” katanya (her)