Menu

Mode Gelap
Fakta-fakta OTT Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq: Dari Kronologi hingga Jadi Tersangka. Kapolres Tanah Bumbu pastikan kondusivitas selama Ramadhan terjaga Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Kredit Fiktif Rp4,7 Miliar. Lurah Gunung Tinggi Tinjau Lahan Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih Korban Terseret Arus Air Terjun Mandin Damar Kecamatan Mantewe Di Temukan Meninggal Dunia.. Safari Ramadan 1447 H di Mantewe, Bupati Andi Rudi Latif Pererat Silaturahmi dan Serahkan Bantuan

SLBN Tanah Bumbu

Penuh Khidmat, SLBN Tanah Bumbu Peringati Isra Mi’raj: Jadikan Keterbatasan Sebagai Kekuatan Iman.

badge-check


					Penuh Khidmat, SLBN Tanah Bumbu Peringati Isra Mi’raj: Jadikan Keterbatasan Sebagai Kekuatan Iman. Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24.com – Keluarga besar Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tanah Bumbu menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan penuh khidmat pada Jumat (09/01/26).

Kegiatan yang dipusatkan di aula sekolah tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, staf tata usaha, serta orang tua murid.

Acara dimulai sejak pagi hari Pukul 08:00 (wita) dengan Melaksanakan Shalat Duha bacaan Surah yasin Serta puji pujian Syalawat yang dipimpin dewan Guru SLBN Tanah Bumbu Asriadi dan Anas musyfa.

Meskipun memiliki keterbatasan, para siswa tampak antusias dan penuh semangat mengikuti jalannya acara.

Kepala SLBN Tanah Bumbu, Menik Sri Harimurti dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat karakter dan mental spiritual para peserta didik.

“Peringatan Isra Mi’raj ini adalah sarana kita untuk lebih mengenal perjuangan Rasulullah SAW. Bagi anak-anak kami yang istimewa, “kami ingin menanamkan pesan bahwa keterbatasan fisik atau mental bukanlah penghalang untuk menjadi hamba yang dicintai Allah SWT dan meneladani akhlak mulia Nabi,” ujar Menik.

Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti ruangan saat salah satu siswa tunanetra melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan sangat merdu. Hal ini membuktikan bahwa di balik kekurangan, terdapat potensi luar biasa yang terus diasah oleh pihak sekolah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan Nasehat singkat Oleh dewan Guru di bidang ke Agamaan disampaikan oleh Asriadi S.Th.I

Dalam ceramahnya, Asriadi menekankan pentingnya mendirikan salat lima waktu sebagai oleh-oleh utama dari peristiwa Isra Mi’raj.

Ia juga memberikan motivasi kepada para orang tua agar tetap sabar dan ikhlas dalam mendidik anak-anak “surga” tersebut.

“Anak-anak ini adalah amanah sekaligus ladang pahala bagi orang tua dan bapak-ibu guru. Melalui momentum Isra Mi’raj, mari kita tingkatkan kesabaran dan ketaatan kita kepada Allah,” tutur Asriadi

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan inklusif di Kabupaten Tanah Bumbu serta keberkahan bagi seluruh keluarga besar SLBN Tanah Bumbu. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *