Menu

Mode Gelap
Pemkab Tanah Bumbu Serahkan Hadiah Lomba Konten Kreatif. Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Pagelaran Seni Akbar Panggung Gembira 1206 Integrity Generation Tahun 2026. Pemkab Tanah Bumbu Gaungkan Kebangkitan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM. Film Kuyang Tembus 57.356 Penonton di Hari Perdana. Bejat”, Terungkap Setelah 4 Tahun, Kakak Kandung Diduga Perkosa Adik di Tanah Bumbu. Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat Dan Daerah Di Centul ( SICC ) Jakarta.

Entertainment

Film Kuyang Tembus 57.356 Penonton di Hari Perdana.

badge-check


					Film Kuyang Tembus 57.356 Penonton di Hari Perdana. Perbesar

BANJARMASIN, Kontak24.com Film horor Kuyang mencetak capaian menggembirakan dengan meraih 57.356 penonton pada hari pertama penayangan.Layanan streaming film online

Tak berhenti pada teror makhluk gaib, film ini menghadirkan tafsir yang lebih dalam dengan menjadikan kuyang sebagai simbol tekanan sosial yang dialami perempuan, khususnya dalam lingkup keluarga dan pernikahan yang masih kental dengan nilai patriarki.

Mengambil latar Desa Sungai Tinggi, kawasan Nagara, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, film ini menyuguhkan suasana Banjar yang sarat mitos dan tradisi masyarakat sungai. .

Lanskap jukung yang menyusuri aliran air serta rumah-rumah lanting di atas sungai bukan sekadar elemen visual, melainkan menjadi bagian penting yang membangun konflik dan atmosfer cerita.

Sungai digambarkan sebagai pusat kehidupan ruang aktivitas, ruang domestik, hingga ruang simbolik yang menentukan arah tragedi.

Kuyang juga menampilkan beragam adat Banjar yang masih hidup, di antaranya badatang, prosesi lamaran keluarga Badri kepada Rusmiati, yang disertai babilangan, perhitungan adat untuk membaca kecocokan pasangan.

Hasil babilangan menempatkan hubungan keduanya pada posisi habu di atas tihang, pertanda hubungan yang dianggap rapuh bila dipaksakan.

Namun, kehendak pribadi berbenturan dengan adat. Badri tetap bersikeras menikahi Rusmiati, menandai awal konflik utama film. Layanan streaming film online

Selain itu, tradisi beusung, prosesi pernikahan khas masyarakat Nagara, turut dihadirkan sebagai simbol penghormatan sekaligus penegasan peran keluarga dan lingkungan dalam kehidupan rumah tangga.

Di balik kuatnya adat dan tradisi, film ini menyoroti posisi perempuan dalam pernikahan. Rusmiati digambarkan berada dalam kondisi rentan, dibebani pekerjaan domestik serta tekanan psikologis, terutama dari ibu mertua yang menilai dirinya berdasarkan kemampuan melahirkan keturunan.

Ketika harapan tersebut tak terpenuhi, tekanan berkembang menjadi wacana ekstrem, dorongan agar Badri menikah lagi.

Film ini memperlihatkan bagaimana tubuh perempuan kerap menjadi objek penilaian dan kontrol sosial. Ketakutan terhadap perempuan yang dianggap tidak sesuai dengan peran ideal—
istri patuh dan subur perlahan membentuk horor yang tidak lagi bersumber dari dunia gaib, melainkan dari realitas sosial.Layanan streaming film online

Kuyang pun dimaknai sebagai manifestasi penderitaan yang tak dipahami lingkungan. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penjual Burger Asal Balikpapan Perankan Prabowo di Film ‘Timur’

12 Desember 2025 - 11:27 WIB

Trending di Entertainment