Kontak24.com, Jakarta – Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Nasional 2025 yang digelar Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) berkolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berlangsung meriah dan interaktif secara daring pada 20, 21, 27, dan 28 Agustus 2025.
Mengangkat tema “Mencetak Wirausaha Digital yang Adaptif & Berdaya Saing”, kegiatan ini menghimpun lebih dari 700 pemuda dari seluruh Indonesia. Seluruh peserta merupakan pelaku usaha aktif yang ingin mengembangkan bisnisnya melalui strategi digital dan jejaring lintas sektor.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Siti Azizah, MBA, menekankan pentingnya memperkuat literasi digital bagi wirausaha muda.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Anak muda harus mampu menguasai pemasaran digital, e-commerce, hingga keuangan berbasis teknologi agar mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun global,” ujarnya dalam sesi talkshow.
Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI, H. Ali Zamroni, S.Sos., M.AP, menyoroti peran regulasi dan akses pembiayaan yang memadai bagi pengembangan usaha rintisan pemuda.
“Negara perlu hadir dengan kebijakan yang berpihak pada pemuda, terutama dalam memperluas akses pendanaan dan inkubasi bisnis. Dengan begitu, kreativitas anak muda tidak hanya berhenti di ide, tapi bisa tumbuh menjadi usaha nyata yang berkelanjutan,” tegasnya.
Selama empat hari, peserta mengikuti 12 modul intensif kewirausahaan, mulai dari penyusunan business plan, pengembangan produk, branding, analisis pasar, strategi pemasaran digital, manajemen keuangan UMKM, hingga sesi pitching bisnis. Program ini juga melibatkan narasumber dari berbagai kementerian, praktisi bisnis, asosiasi, serta wirausaha muda inspiratif.

FOTO : peserta Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Nasional 2025 yang digelar Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) berkolaborasi dengan Kemenpora RI secara daring pada 20–28 Agustus 2025.
Pelatihan ditutup dengan sesi presentasi ide usaha peserta terpilih dan talkshow nasional yang mengulas ekosistem kewirausahaan pemuda. Kehadiran lintas kementerian, DPR RI, serta organisasi pemuda memperkuat kolaborasi menuju lahirnya wirausaha digital tangguh.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wadah memperluas jejaring usaha. Harapannya, wirausaha muda Indonesia mampu menjadi motor penggerak transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.