Menu

Mode Gelap
Hari Jadi ke-23 Tanbu dan Mappanre Ritasi’e Segera Dimulai Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran Melalui Funbike Kotabaru Hebat Promosikan Potensi Wisata Daerah. Semangat BKC Tanah Bumbu Gelar Latihan Perdana Pasca Libur Ramadhan dan Idul Fitri Dihadiri Ketua Harian FORKI Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu Berbaur Bersama Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. 800 Personel Polda Kalimantan Selatan Amankan Haul Datu Kelampayan ke-220, Jemaah Membludak, Situasi Tetap Kondusif.

ADV. PEMKAB TANBU APRIL 2026

Hari Jadi ke-23 Tanbu dan Mappanre Ritasi’e Segera Dimulai

badge-check


					Hari Jadi ke-23 Tanbu dan Mappanre Ritasi’e Segera Dimulai Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-23 Tanah Bumbu tahun 2026 akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya diisi dengan Expo Tanbu dan tabligh akbar, rangkaian acara juga menghadirkan pasar murah, bazar UMKM, lomba, seminar, hingga kegiatan kolaboratif bersama Dekranasda, perusahaan, masyarakat, serta pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

“Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan lintas sektor,” ujar Yulian.

Expo dan Bazar UMKM berlangsung pada 2–9 April 2026 di Lapangan Batfest (Eks Kodeco), Kecamatan Simpang Empat. Sementara upacara resmi Hari Jadi digelar di Halaman Kantor Bupati Gunung Tinggi, Batulicin.

Tidak berhenti di situ, kemeriahan berlanjut dengan Pesta Laut Mappanre Ritasi’e di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, pada 12–26 April 2026. Tradisi nelayan Bugis Pagatan ini tahun ini dipercayakan kepada Dewan Ade Ogi Tanah Bumbu agar pelaksanaannya lebih semarak.

Pembukaan Mappanre Ritasi’e pada 12 April akan dimeriahkan karnaval budaya, diikuti berbagai etnis di Tanah Bumbu dengan pakaian adat masing-masing. Selain itu, masyarakat juga akan disuguhkan karnaval kanrejawa pute (kue putih), manyorong/melarung, serta hiburan dengan menghadirkan artis ibu kota, UMKM, dan lainnya.

Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan Mappanre Ritasi’e yang tahun ini di kelola oleh Dewan Adat Ade Ogi Tanah Bumbu.

“Pemerintah daerah ingin melestarikan budaya agar tidak punah, sekaligus menarik wisatawan untuk datang ke Tanah Bumbu,” jelas Yulian.

Ia menegaskan, Hari Jadi Tanah Bumbu dan Mappanre Ritasi’e adalah dua kegiatan berbeda namun saling melengkapi. Dengan demikian, kemeriahan akan berlangsung sebulan penuh di dua lokasi berbeda yaitu Simpang Empat dan Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *