KOTABARU, Kontak24.com – Mengawali bulan suci Ramadan, Satuan Lalu Lintas Polres Kotabaru bergerak membersihkan jalanan dari polusi suara knalpot bising.
Tak hanya menyasar pengendara, petugas kini menyentuh langsung sumber masalah dengan mendatangi bengkel-bengkel sepeda motor di pusat kota, Kamis (19/2/2026) siang.
Aksi jemput bola ini dilakukan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kotabaru yang dipimpin Wahyu Bagus Pratama.
Kedatangan petugas sempat membuat pemilik dan pegawai bengkel terkejut.
Namun, kegiatan tersebut bukan razia, melainkan edukasi dan peringatan tegas agar bengkel tidak lagi melayani pemasangan maupun penjualan knalpot brong.
“Intinya satu, bengkel diminta kooperatif untuk tidak lagi melayani pemasangan maupun penjualan knalpot brong,” tegasnya.
Ia menjelaskan, langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam beribadah selama Ramadan.
Knalpot bising dinilai menjadi salah satu pemicu utama keresahan warga.
“Bengkel memiliki peran vital sebagai agen pencegahan. Jika pihak bengkel tegas menolak permintaan modifikasi knalpot non-standar, maka populasi motor bising di jalanan Bumi Saijaan otomatis akan menyusut,” alasannya.
Selain mengganggu ketenangan, knalpot brong juga kerap dikaitkan dengan aksi balap liar dan perilaku berkendara ugal-ugalan yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Langkah preventif ini mendapat dukungan dari warga. Randhi (45), salah satu warga Kotabaru, mengaku sudah lama terganggu suara knalpot bising, terutama pada malam hari.
Sangat setuju. Apalagi pas lagi tarawih, jangan sampai suara bising knalpot mengganggu kekhusyukan. Kalau bengkelnya sudah menolak memasang, anak-anak muda tidak punya pilihan lain selain pakai yang standar,” komentarnya.
Polres Kotabaru menegaskan, kegiatan edukasi ini akan terus dilakukan secara berkala demi menciptakan suasana Ramadan yang aman, nyaman, dan kondusif. (her)








