TANAH BUMBU, Kontak24.com – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, selama malam-malam di bulan suci Ramadan.
Puluhan santri dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Nurul A’la tampak antusias mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama yang digelar setiap malam setelah pelaksanaan salat Tarawih.
Kegiatan yang dipusatkan di ruang utama Mosholla Nurul A’la ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai tingkatan usia, yang sudah mahir membaca Al-Qur’an (tadarusan juz). Dengan bimbingan para Ustaz Syamsuni.

Terdengar suara lantunan ayat-ayat suci bergema indah, memecah kesunyian malam di wilayah RT.05 Kelurahan Gunung Tinggi Kabupaten Tanah Bumbu tersebut.
Kepala TPA Nurul A’la Ustadz Syamsuni menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini, sekaligus mengisi waktu malam Ramadan dengan kegiatan yang produktif dan bernilai ibadah.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya sekadar berpuasa di siang hari, tapi juga menghidupkan malamnya dengan Al-Qur’an. Ini adalah momentum terbaik untuk memperbaiki bacaan (tajwid) mereka dan membiasakan mereka memakmurkan masjid atau tempat ibadah,” ujarnya pada Jumat malam (27/02/26).

Ustadz Syamsuni juga berharap para santri TPA Nurul A’la Gunung Tinggi tidak hanya sekadar mengejar target khatam Al-Qur’an di akhir Ramadan, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, dan cinta kepada kalam Allah.
Kegiatan tadarus ini direncanakan akan terus berlangsung hingga malam-malam terakhir Ramadan, yang nantinya akan ditutup dengan acara khataman massal sebagai puncak kegiatan pendidikan di bulan suci ujar Ustadz Syamsuni.
Antusiasme santri terlihat sangat tinggi. Meski telah menjalankan ibadah puasa di siang hari dan dilanjutkan dengan salat Isya serta Tarawih berjamaah, mereka tetap bersemangat melingkar bersama kelompoknya masing-masing untuk mengaji secara bergantian.
Salah satu orang tua santri, Hasbi Rahman yang juga merupakan Tokoh Ke Agamaan dilingkungan RT.05 , mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan rutin ini. “Sebagai orang tua, kami merasa terbantu. Anak-anak jadi punya lingkungan yang positif.
Daripada mereka bermain gadget di rumah setelah Tarawih, lebih baik mereka berkumpul di TPA untuk tadarusan bersama teman-temannya,” ungkap Hasbi Rahman. (her)







