Menu

Mode Gelap
Winarto Hendra resmi pimpin Muaythai Kotabaru 2026-2030, target lahirkan atlet berprestasi DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan Atas Perda BPD Nomor 11 Tahun 2018 Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup. Resmi Di Buka Polres Tanah Bumbu Serahkan Kursi Roda Warga Lanjut Usia dan Paket Sembako Nakhoda Baru Muaythai Tanah Bumbu: Hasbi Rahman Resmi Dilantik untuk Periode 2026-2030 Cegah Musibah Terulang Kembali, Kepala Desa Sungai Danau Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Tepi Sungai

Kalimantan Selatan

Diduga Ancam Ketua LSM Muhamadun Kadis Pendidikan Provinsi Dilaporkan Ke Polisi.

badge-check


					Diduga Ancam Ketua LSM Muhamadun Kadis Pendidikan Provinsi Dilaporkan Ke Polisi. Perbesar

BANJARMASIN,, kontak24.com – Pria diduga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalimantan Selatan, Muhammadun berulah lagi.

Belum usai polemiknya dengan seorang guru honorer SMK, Madun –sapaan akrab Kadisdikbud Kalsel– diduga melakukan pengancaman dan menantang duel senjata tajam seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK), Aliansyah melalui sambungan telepon. Rekaman percakapan keduanya pun tersebar luas di media sosial.

Aliansyah kemudian melaporkan perbuatan tak menyenangkan itu ke Polda Kalsel, Selasa (10/9/2024).

Dalam keterangannya, Aliansyah menyampaikan bahwa pengancaman itu berawal saat dirinya menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Kadisdikbud Kalsel, Muhammadun pada Senin (9/9/2024) kemarin.

Suara di dalam sambungan telepon diduga Madun itu, menanyakan apa mau Aliansyah dengan nada tinggi sembari memperkenalkan dirinya.

“Ikam handak apa (kamu mau apa), ikam (kamu) Aliansyah kalo (kan). Ini Madun,” ujar si penelepon yang diduga adalah suara Madun kepada Aliansyah.

Di tengah percakapan, penelepon diduga Madun itu tiba-tiba mengajak Aliansyah untuk bertemu dan menantang duel adu bacok menggunakan senjata tajam.

“Astaga ikam nih (kamu ini), mau ikam (kamu) apa, ketemu aku di hutan atau di mana terserah. Ku tawari (ajak), ikam bawa parang, aku bawa parang, ikam nimpas (bacok) aku dulu, imbah itu (setelah itu) baru aku nimpas ikam,” ucap suara diduga Madun itu.

Aliansyah pun lantas heran dan menanyakan kepatutan Madun, yang merupakan seorang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berbicara tidak sopan seperti dalam sambungan telepon yang berhasil direkamnya tersebut.

“Kepala dinas bepandir kaya ini, kayapa kisahnya (kepala dinas berbicara seperti ini, bagaimana ceritanya),” tanya Ali.

Kemudian, diduga Madun menjawab dengan lantang bahwa memang seperti itu cara kepala dinas berbicara.

“Iih emang kaya ini (iya memang seperti ini) kepala dinas bepandir (berbicara),” jawabnya.

Dari bukti rekaman percakapan itu, Aliansyah bersama Kuasa Hukumnya, Budi Khairiansyah membuat laporan ke polisi atas tindakan tidak bermoral Madun.

Budi mengatakan, pihaknya sudah menyimpan bukti rekaman telepon dari Madun yang mengajak duel adu bacok Aliansyah.

Selain itu, mereka telah melacak nomor telepon yang digunakan saat itu, dan diketahui atas nama Sirajudin, yang merupakan Ajudan Madun.

“Bukti kita rekaman, dan untuk nomor telepon juga sudah kita lacak, atas namanya itu Sirajudin, ajudan dari Pak Madun,” katanya

 – Pria diduga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalimantan Selatan, Muhammadun berulah lagi.

Belum usai polemiknya dengan seorang guru honorer SMK, Madun –sapaan akrab Kadisdikbud Kalsel– diduga melakukan pengancaman dan menantang duel senjata tajam seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK), Aliansyah melalui sambungan telepon. Rekaman percakapan keduanya pun tersebar luas di media sosial.

Aliansyah kemudian melaporkan perbuatan tak menyenangkan itu ke Polda Kalsel, Selasa (10/9/2024).

Dalam keterangannya, Aliansyah menyampaikan bahwa pengancaman itu berawal saat dirinya menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Kadisdikbud Kalsel, Muhammadun pada Senin (9/9/2024) kemarin.

Suara di dalam sambungan telepon diduga Madun itu, menanyakan apa mau Aliansyah dengan nada tinggi sembari memperkenalkan dirinya.

“Ikam handak apa (kamu mau apa), ikam (kamu) Aliansyah kalo (kan). Ini Madun,” ujar si penelepon yang diduga adalah suara Madun kepada Aliansyah.

Di tengah percakapan, penelepon diduga Madun itu tiba-tiba mengajak Aliansyah untuk bertemu dan menantang duel adu bacok menggunakan senjata tajam.

“Astaga ikam nih (kamu ini), mau ikam (kamu) apa, ketemu aku di hutan atau di mana terserah. Ku tawari (ajak), ikam bawa parang, aku bawa parang, ikam nimpas (bacok) aku dulu, imbah itu (setelah itu) baru aku nimpas ikam,” ucap suara diduga Madun itu.

Aliansyah pun lantas heran dan menanyakan kepatutan Madun, yang merupakan seorang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berbicara tidak sopan seperti dalam sambungan telepon yang berhasil direkamnya tersebut.“

Kepala dinas bepandir kaya ini, kayapa kisahnya (kepala dinas berbicara seperti ini, bagaimana ceritanya),” tanya Ali.

Kemudian, diduga Madun menjawab dengan lantang bahwa memang seperti itu cara kepala dinas berbicara.

“Iih emang kaya ini (iya memang seperti ini) kepala dinas bepandir (berbicara),” jawabnya.

Dari bukti rekaman percakapan itu, Aliansyah bersama Kuasa Hukumnya, Budi Khairiansyah membuat laporan ke polisi atas tindakan tidak bermoral Madun.

Budi mengatakan, pihaknya sudah menyimpan bukti rekaman telepon dari Madun yang mengajak duel adu bacok Aliansyah.

Selain itu, mereka telah melacak nomor telepon yang digunakan saat itu, dan diketahui atas nama Sirajudin, yang merupakan Ajudan Madun.

“Bukti kita rekaman, dan untuk nomor telepon juga sudah kita lacak, atas namanya itu Sirajudin, ajudan dari Pak Madun,” katanya. *** (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ferina Terpilih Sebagai Ketum Muaythai Indonesia Provensi Kalsel priode 2026 – 2030

15 Mei 2026 - 05:20 WIB

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin Akan Berhentikan Kepala Dinas Yang Tidak Mampu Serap Anggaran.

13 November 2025 - 02:22 WIB

Komunitas Seli Kotabaru Ramaikan JamSeliNas XIV Banjarmasin 2025.

18 Oktober 2025 - 07:17 WIB

IKN Jadi Tuan Rumah Kalimantan Harley Davidson Nike waek 2025.

16 Oktober 2025 - 00:09 WIB

Ada Warga Lihat Helikopter Berasap Terbang Rendah Kata Gubernur Muhidin.

3 September 2025 - 02:25 WIB

Trending di Kalimantan Selatan