Menu

Mode Gelap
Pemkab Tanah Bumbu: SiLPA Bukan Cerminan Kegagalan Pembangunan, Melainkan Efisiensi Anggaran Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Perpisahan Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026 Dalam Pengajian Rutin, Majelis Taklim Nurul A’la Guru Muhammad Said Akbar Kupas Tuntas Makna dan Manfaat Zuhud Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional Zikir dan Khataman Quran Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Bumi Bersujud Tanah Bumbu Setiap Langkah Istimewa, Setiap Langkah Bermakna”: Momen Haru Pengukuhan dan Perpisahan Siswa SLB Negeri Tanah Bumbu TA 2025/2026

ADV. PEMKAB BULAN JUNI 2026

Pemkab Tanah Bumbu: SiLPA Bukan Cerminan Kegagalan Pembangunan, Melainkan Efisiensi Anggaran

badge-check


					Pemkab Tanah Bumbu: SiLPA Bukan Cerminan Kegagalan Pembangunan, Melainkan Efisiensi Anggaran Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan bahwa besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 bukan merupakan cerminan kegagalan pembangunan daerah, melainkan hasil efisiensi belanja dan pengelolaan keuangan yang tetap mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dengan agenda Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (22/6/2026).
Dalam rapat tersebut, Bupati Tanah Bumbu diwakili Asisten I Setda karena berhalangan hadir akibat kondisi kesehatan.
fraksi-fraksi DPRD terkait besarnya SiLPA tahun anggaran 2025. Namun menurutnya, dalam tata kelola pemerintahan modern keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari tingginya serapan anggaran, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Besaran SiLPA bukan merupakan wujud kegagalan pencapaian indikator pembangunan, melainkan representasi dari efisiensi belanja dan penghematan keuangan daerah yang disertai peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta rapat paripurna.
Pemerintah daerah menjelaskan bahwa SiLPA tahun 2025 bersumber dari beberapa faktor, antara lain efisiensi belanja daerah, sisa dana transfer pemerintah pusat yang disalurkan menjelang akhir tahun anggaran, serta realisasi pendapatan daerah yang melampaui target yang telah ditetapkan.
Menanggapi pandangan sejumlah fraksi DPRD, pemerintah daerah juga menegaskan bahwa rendahnya realisasi beberapa pos belanja tidak sepenuhnya disebabkan kelemahan perencanaan maupun pelaksanaan program.
Menurut pemerintah daerah, kondisi tersebut juga dipengaruhi penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah serta adanya faktor eksternal seperti perubahan regulasi dan keterlambatan penyaluran dana transfer tertentu dari pemerintah pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Perpisahan Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026

22 Juni 2026 - 15:53 WIB

Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional

18 Juni 2026 - 20:22 WIB

Zikir dan Khataman Quran Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Bumi Bersujud Tanah Bumbu

18 Juni 2026 - 20:16 WIB

Viral diMedsos Harga Mahal Pedagang Siring Pagatan Tanbu Wajib bikin Daftar Harga dan Patuhi Aturan

14 Juni 2026 - 00:45 WIB

Pembukaan PKP Angkatan IV 2026, Bupati Tanah Bumbu Dorong ASN Jadi Agen Perubahan Pelayanan Publik

11 Juni 2026 - 11:13 WIB

Trending di ADV. PEMKAB BULAN JUNI 2026