Menu

Mode Gelap
PDAM Batulicin Sangat Tergantung Listrik, Dirut PDAM : “Kalau PLN Mati, Air Juga Mati” Jawaban Diplomatis” PLN Tak Lagi Mempan di Hadapan DPRD Tanah Bumbu Pemkab Tanah Bumbu Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Fraksi DPRD Mengenai Raperda Pajak dan Retribusi BPK Stagen Sukses Gelar Lomba Ketangkasan Pemadam Junior se Kotabaru  Bupati Andi Rudi Latif Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kersik Putih SMKS Muhammadiyah Al-Audah Satui Terima Dana Revitalisasi Rp1 Miliar Lebih dari Kemendikdasmen

ADV.DPRD AGUSTUS 2026

PDAM Batulicin Sangat Tergantung Listrik, Dirut PDAM : “Kalau PLN Mati, Air Juga Mati”

badge-check


					PDAM Batulicin Sangat Tergantung Listrik, Dirut PDAM : “Kalau PLN Mati, Air Juga Mati” Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24com – Ketergantungan operasional distribusi air bersih terhadap pasokan listrik menjadi sorotan utama dalam Rapat Gabungan Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, pada Selasa (04/08/26).
Dalam rapat yang mempertemukan pihak legislatif, PT PLN (Persero) ULP Batulicin serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta Direktur Utama PDAM Bersujud Batulicin menyampaikan fakta krusial terkait pelayanan air bersih di Bumi Bersujud.
Dirut Plt.PDAM Dwi Dibyo Raharjo, S.Hut., M.M. mengungkapkan bahwa seluruh sistem pompa dan pengolahan air milik PDAM sepenuhnya digerakkan oleh tenaga listrik. Hal ini menyebabkan kerentanan tinggi terhadap kontinuitas distribusi air kepada pelanggan.
“Kami ingin menyampaikan bahwa operasional PDAM sangat bergantung pada pasokan listrik dari PLN. Jika aliran listrik dari PLN mati atau mengalami gangguan, maka secara otomatis pompa kami berhenti beroperasi, dan distribusi air ke masyarakat juga ikut mati,” tegas Dirut PDAM di hadapan pimpinan rapat dan perwakilan PLN.
Pernyataan ini mencuat menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat, terutama para pelaku UMKM, yang terdampak ganda saat terjadi pemadaman listrik. Selain aktivitas usaha mereka terhenti akibat tidak adanya aliran listrik, mereka juga kesulitan mendapatkan air bersih karena pompa PDAM yang tidak berfungsi ujar Dwi Dibyo Raharjo.
Para pelaku UMKM yang hadir dalam rapat tersebut menyampaikan aspirasi mengenai kerugian ekonomi yang mereka alami. Mereka berharap ada sinkronisasi atau solusi konkret antara PLN dan PDAM agar dampak pemadaman tidak melumpuhkan sektor usaha kecil secara total.
Menanggapi hal tersebut, pihak DPRD Tanah Bumbu meminta PT PLN Batulicin untuk memberikan prioritas atau menjaga kestabilan pasokan listrik, terutama pada titik-titik vital seperti instalasi pengolahan air (IPA) milik PDAM.
“Rapat gabungan ini bertujuan mencari solusi bersama. Kita ingin PLN memastikan keandalan jaringan, sehingga efek domino dari matinya listrik tidak sampai menghentikan layanan dasar air bersih yang sangat dibutuhkan warga dan pelaku usaha,” ujar salah satu anggota DPRD dalam forum tersebut.
Rapat ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan koordinasi antar-instansi (BUMD dan BUMN) di Tanah Bumbu guna menjamin kelancaran fasilitas publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor UMKM.(her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jawaban Diplomatis” PLN Tak Lagi Mempan di Hadapan DPRD Tanah Bumbu

4 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Respons Keluhan Warga, Komisi III DPRD Tanah Bumbu Sidak Operasional PT BIB

31 Juli 2026 - 11:10 WIB

Trending di ADV.DPRD AGUSTUS 2026