Menu

Mode Gelap
DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan Atas Perda BPD Nomor 11 Tahun 2018 Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup. Resmi Di Buka Polres Tanah Bumbu Serahkan Kursi Roda Warga Lanjut Usia dan Paket Sembako Nakhoda Baru Muaythai Tanah Bumbu: Hasbi Rahman Resmi Dilantik untuk Periode 2026-2030 Cegah Musibah Terulang Kembali, Kepala Desa Sungai Danau Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Tepi Sungai Setelah 3 Hari Pencarian Oleh Tim Relawan Anak yang Tenggelam di Sungai Satui, Ditemukan Meninggal Dunia

Kalimantan Selatan

Ombudsman Kalsel Puji Keberanian Amalia: Pemimpin Harus Jadi Panutan!

badge-check


					Ombudsman Kalsel Puji Keberanian Amalia: Pemimpin Harus Jadi Panutan! Perbesar

BANJARMASIN,  kontak24.com – Ombudsman Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, memberikan tanggapan mengenai video viral seorang guru bernama Amalia yang curhat di media sosial tentang dugaan perilaku tidak pantas oleh seorang oknum Kepala Dinas Pendidikan Kalsel.

Hadi menyatakan bahwa tindakan Amalia patut dihargai.

“Saya menghormati apa yang dilakukan Bu Guru Amalia. Saya kira, tindakan beliau sangat berani untuk mengingatkan dalam kebaikan. Perhatian beliau terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar patut diapresiasi demi kenyamanan bersama,” ungkap Hadi.

Ia juga menekankan bahwa Amalia tidak seharusnya menjadi korban atas tindakannya di masa depan.

“Tindakan positif seperti ini jangan sampai membuatnya menjadi korban,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya diangkat secara formal, tetapi juga harus menjadi teladan.

“Pemimpin adalah panutan, menjadi rujukan dalam sikap, perkataan, dan tindakan. Kepemimpinan berkaitan dengan keteladanan,” tegasnya.

Sebagai ASN, Hadi menekankan bahwa pejabat publik, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, wajib menunjukkan perilaku profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia juga menyarankan dua langkah evaluasi terkait insiden ini.

Pertama, mengevaluasi kepatuhan dan komitmen pejabat dalam menegakkan norma-norma yang berlaku.

Kedua, memastikan ada aturan yang jelas dalam pelaksanaan rapat-rapat pemerintahan, agar lingkungan kerja lebih nyaman dan sesuai dengan etika.

Kasus ini menarik perhatian publik, dengan banyak yang menantikan tindak lanjut dari pihak terkait dalam menjaga integritas dan profesionalisme di sektor pendidikan Kalsel. *** (SI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ferina Terpilih Sebagai Ketum Muaythai Indonesia Provensi Kalsel priode 2026 – 2030

15 Mei 2026 - 05:20 WIB

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin Akan Berhentikan Kepala Dinas Yang Tidak Mampu Serap Anggaran.

13 November 2025 - 02:22 WIB

Komunitas Seli Kotabaru Ramaikan JamSeliNas XIV Banjarmasin 2025.

18 Oktober 2025 - 07:17 WIB

IKN Jadi Tuan Rumah Kalimantan Harley Davidson Nike waek 2025.

16 Oktober 2025 - 00:09 WIB

Ada Warga Lihat Helikopter Berasap Terbang Rendah Kata Gubernur Muhidin.

3 September 2025 - 02:25 WIB

Trending di Kalimantan Selatan