Menu

Mode Gelap
H. Khairuddin, S.Pd.I Terpilih Sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Tanah Bumbu Periode 2026-2031 Perkuat Sinergi, Kapolres Tanah Bumbu Gelar Silaturahmi Bersama FKUB dan Tokoh Agama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pemkab Tanah Bumbu Tinggikan Tanggul, Petambak Kepiting Muara Pagatan Tak Lagi Cemas Air Pasang Menjaga Ekosistem: Tanah Bumbu Tanam Mangrove untuk Generasi Mendatang Bang Arul Dorong Produktivitas Petani dan Petambak Lewat Pengaspalan Jalan Perdesaan

Kalimantan Selatan

Ombudsman Kalsel Puji Keberanian Amalia: Pemimpin Harus Jadi Panutan!

badge-check


					Ombudsman Kalsel Puji Keberanian Amalia: Pemimpin Harus Jadi Panutan! Perbesar

BANJARMASIN,  kontak24.com – Ombudsman Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, memberikan tanggapan mengenai video viral seorang guru bernama Amalia yang curhat di media sosial tentang dugaan perilaku tidak pantas oleh seorang oknum Kepala Dinas Pendidikan Kalsel.

Hadi menyatakan bahwa tindakan Amalia patut dihargai.

“Saya menghormati apa yang dilakukan Bu Guru Amalia. Saya kira, tindakan beliau sangat berani untuk mengingatkan dalam kebaikan. Perhatian beliau terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar patut diapresiasi demi kenyamanan bersama,” ungkap Hadi.

Ia juga menekankan bahwa Amalia tidak seharusnya menjadi korban atas tindakannya di masa depan.

“Tindakan positif seperti ini jangan sampai membuatnya menjadi korban,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya diangkat secara formal, tetapi juga harus menjadi teladan.

“Pemimpin adalah panutan, menjadi rujukan dalam sikap, perkataan, dan tindakan. Kepemimpinan berkaitan dengan keteladanan,” tegasnya.

Sebagai ASN, Hadi menekankan bahwa pejabat publik, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, wajib menunjukkan perilaku profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia juga menyarankan dua langkah evaluasi terkait insiden ini.

Pertama, mengevaluasi kepatuhan dan komitmen pejabat dalam menegakkan norma-norma yang berlaku.

Kedua, memastikan ada aturan yang jelas dalam pelaksanaan rapat-rapat pemerintahan, agar lingkungan kerja lebih nyaman dan sesuai dengan etika.

Kasus ini menarik perhatian publik, dengan banyak yang menantikan tindak lanjut dari pihak terkait dalam menjaga integritas dan profesionalisme di sektor pendidikan Kalsel. *** (SI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ferina Terpilih Sebagai Ketum Muaythai Indonesia Provensi Kalsel priode 2026 – 2030

15 Mei 2026 - 05:20 WIB

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin Akan Berhentikan Kepala Dinas Yang Tidak Mampu Serap Anggaran.

13 November 2025 - 02:22 WIB

Komunitas Seli Kotabaru Ramaikan JamSeliNas XIV Banjarmasin 2025.

18 Oktober 2025 - 07:17 WIB

IKN Jadi Tuan Rumah Kalimantan Harley Davidson Nike waek 2025.

16 Oktober 2025 - 00:09 WIB

Ada Warga Lihat Helikopter Berasap Terbang Rendah Kata Gubernur Muhidin.

3 September 2025 - 02:25 WIB

Trending di Kalimantan Selatan