Menu

Mode Gelap
SMKS Muhammadiyah Al, Audah Satui Lantik Pengurus IPM Periode 2026 Melalui Serangkaian Pembinaan Karakter Pemkab Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Tata Kelola Anggaran Lewat Perubahan KUA-PPAS 2026 Tanah Bumbu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Bencana Hidrometeorologi MTQN Ke-23 Kecamatan Simpang Empat: Ikhtiar Membangun Generasi Qur’ani Paduan Suara TP PKK Tanah Bumbu Raih Juara II Tingkat Provinsi Kalsel Bupati Tanah Bumbu Resmi Buka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka 2026

Tanah Laut

ASN Bubar saat Apel, Bupati Tanah Laut Geram: Tak Mau Diatur, Mundur Saja!

badge-check


					ASN Bubar saat Apel, Bupati Tanah Laut Geram: Tak Mau Diatur, Mundur Saja! Perbesar

PELAIHARI, kontak24 – Barisan apel di halaman Kantor Bupati Tanahlaut (Tala), Senin pagi lalu  (14/04/25), tiba-tiba goyah.

Beberapa ASN yang berdiri di barisan belakang mendadak membubarkan diri. Padahal apel belum selesai. Masih ada agenda tambahan. Masih ada tamu kehormatan.

Bupati Tanah Laut (Tala), Rahmat Triyanto yang merupakan Mantan Dandim 1022 Tanbu yang berlatar belakang Mileter punya kedisplinan yang tinggi langsung bereaksi. Lantang. Tanpa basa-basi.

“Hei, ASN yang di belakang! Siapa yang suruh bubar? Acara belum selesai! Malu, apalagi ada tamu!” serunya sambil mengambil mikrofon.

Ia meminta ASN yang terlanjur keluar dari barisan untuk kembali. Disuruh bergabung lagi. Ditegur di depan umum.

“Ini siapa kepala dinasnya? Tolong suruh hargai. Masa acara belum selesai kalian bubar,” tegasnya.

Rahmat memang terkenal disiplin. Ia keras pada pelanggaran etika birokrasi. Kepada wartawan, usai apel, hal itu ditegaskannya.

“Selagi tercatat sebagai ASN, maka ikuti aturan yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri. Jika merasa terbebani, atau berat ikut aturan, ya mundur saja. Lebih baik begitu. Biar kepala SKPD-nya yang membina,” jelasnya.

Apel gabungan pagi itu memang punya agenda tambahan. Di antaranya: penyerahan penghargaan untuk SKPD dengan pelaksana pekerjaan terbaik, pengembalian dana hibah sisa Pilkada, dan apresiasi kepada beberapa kepala desa yang dinilai sukses menyerap dan menggunakan dana desa. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *