Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Bupati Andi Rudi Latif Lantik 12 Pejabat Eselon III dan IV di Tanah Bumbu. Bersama Pemuka Agama, Dan Warga Sekitar, “Notaris Hasbi Rahman Gelar Peringatan Isra Miraj dan Haul Abah Guru Sekumpul. DPD Nasdem Kotabaru Giat Rutin Jum’at Berkah. PDAM Kotabaru Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H. Tanah Bumbu Terpilih! Satu dari 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia. Bupati Andi Rudi Latif Distribusikan Alsintan dan Ikuti Pengumuman Swasembada Pangan secara Virtual.

Nasional

Hoaks Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara, Simak Faktanya

badge-check


					Hoaks Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara, Simak Faktanya Perbesar

JAKARTA, kontak24.com – Potongan video pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut ‘guru itu beban negara’ diviralkan di media sosial. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun pasang badan.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro mengatakan potongan video tersebut dipastikan tidak benar alias hoax. Menurutnya, video tersebut merupakan hasil deepfake atau kecerdasan buatan (AI) dari pidato Sri Mulyani dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus 2025.

“Potongan video yang menampilkan seolah-olah Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan guru adalah beban negara itu HOAX. Faktanya, Menteri Keuangan tidak pernah menyatakan bahwa guru adalah beban negara,” kata Deni seperti dilansir dari detikFinance, Selasa (19/08/25).

Dalam video tersebut, Sri Mulyani awalnya mengaku menerima banyak keluhan di media sosial terkait kecilnya gaji guru dan dosen di Indonesia. Dia bilang permasalahan itu menjadi tantangan bagi keuangan negara.

“Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya nggak besar, ini salah satu tantangan bagi keuangan negara,” kata Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, permasalahan itu menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah seluruh beban pembiayaan guru dan dosen harus ditanggung oleh anggaran negara atau bisa dibantu melalui partisipasi masyarakat. Hanya saja ia tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk partisipasi yang dimaksud.

“Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi dari masyarakat,” katanya.

Pernyataan Sri Mulyani itu menimbulkan persepsi liar dari masyarakat. Saat dimintai konfirmasi langsung usai rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Bendahara Negara itu memilih diam seribu bahasa dan tidak mengklarifikasi apapun terkait pernyataannya soal gaji guru dan dosen yang viral tersebut. (Dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jaksa Agung Mutasi Sejumlah Pejabat Kejati Malut dan 7 Kajari di Daerah.

17 November 2025 - 03:42 WIB

Petinggi Muhammadiyah & PBNU Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional.

6 November 2025 - 13:00 WIB

Tak Terima Ditahan, Nadiem Makarim Jual Nama Tuhan Klaim Bersih dari Korupsi.

4 September 2025 - 13:22 WIB

Nadiem Tersangka, Kejagung Sebut Korupsi Laptop Rugikan Negara Rp 1,98 T.

4 September 2025 - 13:08 WIB

Heboh Kabar Rumah Sri Mulyani Menteri Keuangan Diduga Ikut Dijarah Masa.

31 Agustus 2025 - 02:03 WIB

Trending di Nasional