TANAH BUMBU, kontak24.com – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanah Bumbu kembali menyelenggarakan kegiatan Perjusa (Perkemahan Jumat Sabtu) Jumat 29 hingga Sabtu 30 Agustus 2025 dihalaman Sekolah.
Dengan Tema : “Menjadi Insan Mandiri, Berkarakter, dan Cinta Tanah Air”.
Kegiatan ini sebagai bagian dari program kepramukaan yang rutin dilaksanakan untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, dan kebersamaan para peserta didik.
Kepala Sekolah SLBN Tanah Bumbu
Menik Sri Harimurti, SPd mengatakan Hari ini, kami berkumpul untuk melaksanakan upacara Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa)) dengan tema:
“Menjadi Insan Mandiri, Berkarakter, dan Cinta Tanah Air”.
“Tema ini sangat relevan dengan tujuan pendidikan kita, yaitu untuk membentuk siswa-siswi yang mandiri, berkarakter, dan cinta tanah air.
Kami ingin menanamkan kepada para Siswa siswi kami agar Menjadi insan yang mandiri dan memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan dan bertindak sendiri.
Kami juga melatih Siswa siswi kami tentang kepercayaan diri dan keberanian untuk menghadapi tantangan dan mengatasi kesulitan hidup yang mereka hadapi nantinya.
Meskipun mereka Berkebutuhan Khusus kami ingin Peserta didik kami nanti Berkarakter berarti mereka harus memiliki nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang baik, seperti jujur, disiplin, dan tanggung jawab.
Mereka juga harus menjadi contoh yang baik bagi orang lain dan memiliki integritas yang tinggi, Bertaqwa Kepada Tuhan yang Maha Esa, Memiliki rasa cinta dan bangga terhadap negara mereka sendiri.
Mereka juga harus memiliki kesadaran untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa dan negara, serta memiliki semangat untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara Indonesia kedepannya.
“Saya berharap, melalui kegiatan Perjusa ini, mudah mudahan dapat membentuk siswa-siswi yang bertaqwa, mandiri, berkarakter, dan cinta tanah air.
Serta menjadikan kegiatan Perjusa ini sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang, serta untuk membentuk diri mereka menjadi insan yang lebih baik dibalik kekurangan mereka Ujar Ibu Menik.
Suasana perkemahan berlangsung meriah dan penuh makna. Selain melakukan Ibadah mereka juga menggelar lomba pentas seni dibawah Api unggun, lomba kebersihan tenda, dan permainan lainnya yang membuat mereka ceria dalam kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi wahana pengembangan diri bagi anak-anak berkebutuhan khusus. (her)