BANJARMASIN, Kontak24.com – Kabar wafatnya tokoh muda Kalimantan Selatan, Yazidie Fauzi, pada Senin (9/3/2026), menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik, kader partai, hingga masyarakat yang mengenal kiprah dan pengabdian almarhum selama hidupnya.
Salah satu ucapan duka disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tanah Bumbu. Ia mengaku sangat kehilangan sosok yang selama ini dikenal aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat dan berkontribusi dalam dunia politik serta kepemudaan di Kalimantan Selatan.
Menurut H. Hasanuddin, wafatnya Yazidie Fauzi bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi keluarga besar PKB, sahabat, serta rekan-rekan yang pernah berjuang bersama almarhum di berbagai organisasi dan ruang pengabdian.
“Kami atas nama pribadi dan keluarga besar PKB Tanah Bumbu menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya saudara kita Yazidie Fauzi. Semoga almarhum husnul khatimah, amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan menghadapi cobaan ini,” ujar H. Hasanuddin.
Ia menambahkan, almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat tinggi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta membangun generasi muda. Kepribadiannya yang ramah dan mudah bergaul membuat Yazidie Fauzi memiliki banyak sahabat di berbagai kalangan.
Semasa hidupnya, Yazidie Fauzi dikenal aktif dalam dunia politik dan kepemudaan di Kalimantan Selatan. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKB periode 2014–2019. Selain itu, almarhum juga pernah dipercaya memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan, sebuah organisasi kepemudaan yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Selama memimpin organisasi kepemudaan tersebut, Yazidie Fauzi dikenal memiliki komitmen kuat dalam mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah. Berbagai kegiatan kepemudaan, sosial, dan kemasyarakatan kerap digagasnya untuk memperkuat peran generasi muda di tengah masyarakat.
Kepergian almarhum pun meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan seperjuangan yang pernah bekerja sama dengannya. Banyak yang mengenang Yazidie Fauzi sebagai sosok pekerja keras, rendah hati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Di media sosial maupun dalam berbagai kesempatan, ucapan duka terus mengalir dari para tokoh politik, kader partai, aktivis kepemudaan, hingga masyarakat luas. Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi yang selalu membuka ruang dialog dan berusaha merangkul berbagai kalangan.
Bagi sebagian masyarakat Kalimantan Selatan, Yazidie Fauzi bukan hanya dikenal sebagai politisi, tetapi juga sebagai figur pemuda yang aktif membangun komunikasi lintas organisasi dan komunitas. Kehadirannya selama ini dinilai mampu menjadi jembatan antara generasi muda dengan dunia politik dan pemerintahan.
H. Hasanuddin berharap seluruh pihak dapat mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengenang jasa serta pengabdian Yazidie Fauzi selama hidupnya.
“Semoga segala kebaikan dan pengabdian beliau menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Kita semua kehilangan sosok yang selama ini aktif mengabdikan diri untuk masyarakat,” tambahnya.
Kepergian Yazidie Fauzi menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup manusia penuh dengan keterbatasan waktu. Namun, dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan almarhum bagi masyarakat Kalimantan Selatan akan selalu dikenang oleh mereka yang pernah merasakan manfaat dari kiprah dan perjuangannya.”(her)







