Menu

Mode Gelap
PKS Hadirkan Rumah Advokasi Hukum: Siap Kawal Keadilan untuk Rakyat Pemda Kotabaru Dan Tim Posyandu Gelar Rakor Pembina Posyandu Kabupaten Kotabaru Meneladani Akhlak Ulama Besar Al-Arif Billah Keluarga Hasbi Rahman Peringati Haul Syekh Samman. Dinkes Kotabaru workshop Peningkatan Pengelola Program Jiwa  Menyambut Hari Jadi Kotabaru ke -76, Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Bertutur Asri Noviandani Fraksi PDIP Soroti Raperda Perizinan Berbasis Risiko, Minta UMKM Dipermudah.

ADV. DPRD TANBU MARET 2026

DPRD Tanah Bumbu menggelar Rapat Kerja Gabungan Komisi Menyusul banjir Yang Melanda Desa Sarigadung,

badge-check


					DPRD Tanah Bumbu menggelar Rapat Kerja Gabungan Komisi Menyusul banjir Yang Melanda Desa Sarigadung, Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24com – DPRD Tanah Bumbu menggelar Rapat Kerja Gabungan Komisi menyusul banjir yang melanda Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Senin (02/03/26). Rapat ini menjadi respons cepat atas keluhan warga yang terdampak.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPRD Tanah Bumbu itu dipimpin Wakil Ketua Komisi III, I Wayan Sudarma. Sejumlah instansi turut hadir, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Satpol PP dan Damkar, DPMPTSP, Camat Simpang Empat, serta Kepala Desa Sarigadung.

I Wayan Sudarma menegaskan, rapat digelar untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Menurutnya, banjir tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga merusak infrastruktur dan fasilitas umum.

“Kita berharap melalui rapat ini lahir keputusan yang tegas dan terukur sehingga tidak ada lagi keluhan serupa ke depan,” ujarnya.

Pimpinan rapat meminta Camat Simpang Empat meninjau ulang perizinan serta dampak pembangunan permukiman. Satpol PP dan Damkar juga diminta memastikan penegakan aturan terkait pemanfaatan lahan yang melanggar ketentuan.

Kepala Desa Sarigadung, Kapsul Anwar, menyampaikan banjir diduga terjadi akibat penyempitan aliran sungai karena tumpukan sampah. Kondisi ini menyebabkan air meluap ke permukiman dan kebun warga. Ia berharap ada langkah konkret agar banjir tidak terulang.

Perwakilan Dinas PUPR Tanah Bumbu menjelaskan pihaknya telah melakukan kajian bersama Universitas Lambung Mangkurat terkait pengendalian banjir. Hasil kajian menunjukkan adanya kemungkinan kesalahan teknis yang turut memicu banjir.

Sebagai langkah awal, Dinas PUPR akan memasang papan larangan mendirikan bangunan di sempadan sungai serta menyusun master plan pengendalian banjir sebagai solusi jangka pendek dan panjang.

DPMPTSP menyatakan akan lebih selektif dalam menerbitkan izin bangunan. Satpol PP dan Damkar juga siap menindak pelanggaran Perda, terutama bangunan liar di bantaran sungai dan atas saluran drainase.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail Khollil Alaydrus, menambahkan pembahasan rapat tidak hanya fokus pada Desa Sarigadung, tetapi juga persoalan banjir di wilayah Kecamatan Simpang Empat secara umum.

Rapat menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain normalisasi sungai dan drainase oleh Dinas PUPR, penyelesaian Detail Engineering Design (DED) drainase permanen, evaluasi izin perumahan, pendataan ulang aktivitas perkebunan warga, serta penertiban bangunan liar disertai pemasangan papan pemberitahuan sebagai langkah pencegahan. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Tanah Bumbu Bahas Relokasi Pasar Bumi Pangeran Pagatan

25 Maret 2026 - 03:01 WIB

DPRD Tanah Bumbu Siap Dukung Pengamanan Lebaran 2026

25 Maret 2026 - 02:57 WIB

Momentum Idul Fitri 1447 H, Anggota DPRD Tarmiji, S.Pd., MA Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan.

22 Maret 2026 - 05:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah.

21 Maret 2026 - 23:52 WIB

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyerahkan dokumen LKPj Tahun Anggaran 2025 secara simbolis kepada Pimpinan Rapat Paripurna, Ketua DPRD Tanah Bumbu.

18 Maret 2026 - 00:20 WIB

Trending di ADV. DPRD TANBU MARET 2026