Menu

Mode Gelap
Menjaga Tradisi dan Hati: Soliditas Grup Marawis Alfata Majelis Darul Ilmi, Kompak Sejak Kecil Hingga Besar Kapolres Kotabaru Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Wujud Kepedulian Sosial, Minamas Plantation Distribusikan 34 Sapi Qurban di Wilayah Operasional. Kabar Pocong keliling Gegerkan Medsos Warga Tanah Bumbu Mulai Resah Wujud Kepedulian, SLBN Tanah Bumbu Sembelih 2 Ekor Sapi Hasil Tabungan Qurban Guru dan Orang tua Wali Murid Wujudkan Semangat Berbagi, Majelis Taklim Nurul A’la Potong Hewan Kurban Hasil Tabungan Jemaah pada Idul Adha 1447 H Tahun 2026

ADV. DPRD TANBU APRIL 2026

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, Seharusnya distribusi sudah berjalan normal Tapi Faktanya Masih Langka.

badge-check


					Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, Seharusnya distribusi sudah berjalan normal Tapi Faktanya Masih Langka. Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi sorotan DPRD setempat. Tidak hanya solar subsidi, BBM non-subsidi jenis Dexlite juga dilaporkan sulit ditemukan di sejumlah SPBU.

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, menyampaikan hal tersebut saat kunjungan kerja ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (14/4/2026).

“Seharusnya distribusi sudah berjalan normal. Tapi faktanya solar subsidi langka, Dexlite yang non-subsidi juga langka. Kalau keduanya sulit didapat, masyarakat mau pakai apa?” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi di lapangan, di mana sejumlah SPBU disebut hanya melayani penjualan dalam waktu singkat, bahkan untuk jenis Dexlite pun tidak selalu tersedia.

Selain kelangkaan, DPRD juga menyoroti harga solar subsidi di tingkat pengecer yang dilaporkan mencapai sekitar Rp16.000 per liter.

“Padahal itu BBM subsidi. Kok bisa dijual melampaui harga non-subsidi bahkan mendekati harga industri,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan penjelasan dari bidang yang membidangi BBM di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan, hingga saat ini tidak ada pengurangan kuota BBM yang disalurkan dari PT Pertamina (Persero) ke SPBU.

Hal tersebut justru menimbulkan pertanyaan terkait distribusi BBM di lapangan.

“Kalau kuota tidak berkurang, lalu ke mana Dexlite non-subsidi ini? Sebab di lapangan masyarakat justru merasakan kelangkaan,” katanya.

Komisi III DPRD Tanah Bumbu pun meminta pemerintah bersama pihak terkait memperketat pengawasan distribusi BBM agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat kelangkaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemekaran Kelurahan Batulicin Dibatalkan, ” Ini Alasan DPRD Tanah Bumbu Dalam Rapat Paripurna

23 April 2026 - 11:04 WIB

nggota DPRD Tanbu Abdul Rahim, Mengatakan wilayah tersebut belum “merdeka

15 April 2026 - 06:29 WIB

Anggota DPRD Tanbu Abdul Rahim menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat

12 April 2026 - 10:30 WIB

Reses DPRD Tanah Bumbu di Pakatellu Serap Aspirasi Prioritas, Infrastruktur hingga RTLH Jadi Sorotan

9 April 2026 - 11:24 WIB

Muscab PKB Tanah Bumbu–Kotabaru : H.Hasanuddin Tegaskan Perkuat Soliditas Kader,.

9 April 2026 - 04:11 WIB

Trending di ADV. DPRD TANBU APRIL 2026