Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, Seharusnya distribusi sudah berjalan normal Tapi Faktanya Masih Langka. Cegah Abrasi di Pesisir Pagatan, Bupati Andi Rudi Latif Bersama Kaka Slank Tanam Ribuan Mangrove Bupati Andi Rudi Latif Dorong Pendidikan Dokter Spesialis Demi Manfaat Layanan Kesehatan Masyarakat. Waspada Modus Penipuan Pesanan Catering di Tanah Bumbu. Dua Kakak Beradik Atlet Teakwondo Kotabaru Raih Emas di Ajang Banjarbaru Taekwondo Championship 2026 Pemkab Kotabaru Buka Seleksi Paskibraka 2026

ADV. DPRD TANBU APRIL 2026

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, Seharusnya distribusi sudah berjalan normal Tapi Faktanya Masih Langka.

badge-check


					Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, Seharusnya distribusi sudah berjalan normal Tapi Faktanya Masih Langka. Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi sorotan DPRD setempat. Tidak hanya solar subsidi, BBM non-subsidi jenis Dexlite juga dilaporkan sulit ditemukan di sejumlah SPBU.

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, menyampaikan hal tersebut saat kunjungan kerja ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (14/4/2026).

“Seharusnya distribusi sudah berjalan normal. Tapi faktanya solar subsidi langka, Dexlite yang non-subsidi juga langka. Kalau keduanya sulit didapat, masyarakat mau pakai apa?” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi di lapangan, di mana sejumlah SPBU disebut hanya melayani penjualan dalam waktu singkat, bahkan untuk jenis Dexlite pun tidak selalu tersedia.

Selain kelangkaan, DPRD juga menyoroti harga solar subsidi di tingkat pengecer yang dilaporkan mencapai sekitar Rp16.000 per liter.

“Padahal itu BBM subsidi. Kok bisa dijual melampaui harga non-subsidi bahkan mendekati harga industri,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan penjelasan dari bidang yang membidangi BBM di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan, hingga saat ini tidak ada pengurangan kuota BBM yang disalurkan dari PT Pertamina (Persero) ke SPBU.

Hal tersebut justru menimbulkan pertanyaan terkait distribusi BBM di lapangan.

“Kalau kuota tidak berkurang, lalu ke mana Dexlite non-subsidi ini? Sebab di lapangan masyarakat justru merasakan kelangkaan,” katanya.

Komisi III DPRD Tanah Bumbu pun meminta pemerintah bersama pihak terkait memperketat pengawasan distribusi BBM agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat kelangkaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPRD Tanbu Abdul Rahim menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat

12 April 2026 - 10:30 WIB

Reses DPRD Tanah Bumbu di Pakatellu Serap Aspirasi Prioritas, Infrastruktur hingga RTLH Jadi Sorotan

9 April 2026 - 11:24 WIB

Muscab PKB Tanah Bumbu–Kotabaru : H.Hasanuddin Tegaskan Perkuat Soliditas Kader,.

9 April 2026 - 04:11 WIB

Mendekati Kesepakatan, Ganti Rugi Pencemaran Lahan di Sebamban Capai Rp7,3 Miliar

8 April 2026 - 13:35 WIB

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Apresiasi HUT ke-23, Angkat Keberagaman Budaya

8 April 2026 - 13:23 WIB

Trending di ADV. DPRD TANBU APRIL 2026