Menu

Mode Gelap
Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional Zikir dan Khataman Quran Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Bumi Bersujud Tanah Bumbu Setiap Langkah Istimewa, Setiap Langkah Bermakna”: Momen Haru Pengukuhan dan Perpisahan Siswa SLB Negeri Tanah Bumbu TA 2025/2026 Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal Tanah Bumbu Miliki Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Mulai Rp16.800 per Bulan Suasana Haru Menyelimuti Perpisahan SDN Pondok Butun, Isak Tangis Ainun Pecah Saat Bacakan Pidato Perpisahan Kapal Nelayan Terbelah Dua Usai Ditabrak Kapal Misterius di Perairan Kotabaru, Satu Tewas dan Satu Hilang ‎

ADV NOPEMBER 2025

APBD 2026 Dipangkas Rp800 Miliar, DPRD Tanah Bumbu Soroti Transparansi dan Strategi Antisipasi Defisit.

badge-check


					APBD 2026 Dipangkas Rp800 Miliar, DPRD Tanah Bumbu Soroti Transparansi dan Strategi Antisipasi Defisit. Perbesar

TANAH BUMBU, kontak24.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat paripurna untuk meninjau respons pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026, Senin (04/11/25).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD H. Hasanuddin ini menegaskan penurunan anggaran dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,75 triliun sebagai dampak pemotongan transfer dana pusat, dengan prioritas belanja yang tetap difokuskan pada pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Eryanto Rais, menyatakan penyesuaian anggaran dilakukan akibat penurunan signifikan Dana Transfer Pusat (TKD). “Penurunan belanja daerah dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,75 triliun dilakukan secara selektif tanpa mengganggu pelayanan dasar masyarakat,” tegas Eryanto dalam rapat di Ruang Sidang Paripurna DPRD.

Enam fraksi menyoroti aspek transparansi, akuntabilitas, dan strategi fiskal. Fraksi PAN menekankan pentingnya kesejahteraan publik, sementara Fraksi NasDem mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi pajak dan digitalisasi sistem pemungutan. Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan dasar hukum penyesuaian angka dalam RAPBD, yang dijawab pemerintah dengan merujuk pada penurunan TKD.

Waspada Banjir Rob! Fenomena Supermoon Ancam Pesisir Kalsel, Ketinggian Air Laut Bisa Capai 2,9 Meter
Fraksi Gerindra mengingatkan komitmen visi-misi daerah, direspons dengan penguatan sistem pengawasan internal dan implementasi Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIPD-RI). Sementara Fraksi PKB menilai target PAD harus realistis, disertai program prioritas seperti diversifikasi pangan senilai Rp1,57 miliar dan pengembangan perikanan budidaya Rp7,12 miliar.

Fraksi Golkar menyoroti ketidaksesuaian antara KUA-PPAS dan RAPBD 2026. Pemerintah menegaskan bahwa perubahan angka bukan kenaikan, melainkan penurunan akibat penyesuaian pendapatan. “Seluruh proses penyusunan RAPBD telah mematuhi peraturan perundang-undangan dan prinsip akuntabilitas,” papar Eryanto.

Rapat dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta perwakilan SKPD. Pemerintah menggarisbawahi langkah antisipasi inflasi melalui optimalisasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan pemerataan pembangunan. Program ketahanan pangan dan energi menjadi fokus, dengan alokasi dana untuk prasarana pertanian Rp2,42 miliar.

Rapat berjalan tertib dan menjadi dasar untuk penyusunan akhir APBD 2026, yang diharapkan tetap memprioritaskan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat meski anggaran dipangkas.(her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puncak Jelajah Literasi BerAKSI 2025 Resmi Dibuka: Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter.

30 November 2025 - 01:32 WIB

Puluhan Anak Yatim Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Andi Rudi Latif.

30 November 2025 - 01:25 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

28 November 2025 - 02:23 WIB

H. Andi Syamsudin Arsyad, Dan Forkopimda Tanah Bumbu Dampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Ke Tanah Bumbu.

26 November 2025 - 11:50 WIB

Menteri Pertahanan RI Kunjungi Batalion Banua Matone 828 Di Tanah Bumbu.

26 November 2025 - 05:41 WIB

Trending di ADV NOPEMBER 2025