Menu

Mode Gelap
Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu Berbaur Bersama Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. 800 Personel Polda Kalimantan Selatan Amankan Haul Datu Kelampayan ke-220, Jemaah Membludak, Situasi Tetap Kondusif. Bupati Andi Rudi Latif Buka Musrenbang 2027, Tekankan Transformasi Infrastruktur dan Ekonomi Tanah Bumbu DPRD Tanah Bumbu Bahas Relokasi Pasar Bumi Pangeran Pagatan DPRD Tanah Bumbu Siap Dukung Pengamanan Lebaran 2026 DPRD Tanah Bumbu menggelar Rapat Kerja Gabungan Komisi Menyusul banjir Yang Melanda Desa Sarigadung,

Tanah Laut

ASN Bubar saat Apel, Bupati Tanah Laut Geram: Tak Mau Diatur, Mundur Saja!

badge-check


					ASN Bubar saat Apel, Bupati Tanah Laut Geram: Tak Mau Diatur, Mundur Saja! Perbesar

PELAIHARI, kontak24 – Barisan apel di halaman Kantor Bupati Tanahlaut (Tala), Senin pagi lalu  (14/04/25), tiba-tiba goyah.

Beberapa ASN yang berdiri di barisan belakang mendadak membubarkan diri. Padahal apel belum selesai. Masih ada agenda tambahan. Masih ada tamu kehormatan.

Bupati Tanah Laut (Tala), Rahmat Triyanto yang merupakan Mantan Dandim 1022 Tanbu yang berlatar belakang Mileter punya kedisplinan yang tinggi langsung bereaksi. Lantang. Tanpa basa-basi.

“Hei, ASN yang di belakang! Siapa yang suruh bubar? Acara belum selesai! Malu, apalagi ada tamu!” serunya sambil mengambil mikrofon.

Ia meminta ASN yang terlanjur keluar dari barisan untuk kembali. Disuruh bergabung lagi. Ditegur di depan umum.

“Ini siapa kepala dinasnya? Tolong suruh hargai. Masa acara belum selesai kalian bubar,” tegasnya.

Rahmat memang terkenal disiplin. Ia keras pada pelanggaran etika birokrasi. Kepada wartawan, usai apel, hal itu ditegaskannya.

“Selagi tercatat sebagai ASN, maka ikuti aturan yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri. Jika merasa terbebani, atau berat ikut aturan, ya mundur saja. Lebih baik begitu. Biar kepala SKPD-nya yang membina,” jelasnya.

Apel gabungan pagi itu memang punya agenda tambahan. Di antaranya: penyerahan penghargaan untuk SKPD dengan pelaksana pekerjaan terbaik, pengembalian dana hibah sisa Pilkada, dan apresiasi kepada beberapa kepala desa yang dinilai sukses menyerap dan menggunakan dana desa. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *