Menu

Mode Gelap
Puncak Harganas 2026: Novarinda Rizky Famia, Siswi SMA 1 Pagatan Dinobatkan Sebagai Juara 1 Duta GenRe Tanah Bumbu Menuju Pelayanan Informasi yang Berkualitas, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA Pemkab Tanah Bumbu Sukses Bikin Parkiran Bandara Bersujud Jadi Tempat Nongkrong Selama Piala Dunia 2026 Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Total Manfaat Rp162,3 Juta Gagal Berangkat, 41 Calon Jemaah Umrah HST Tuntut Pengembalian Dana Rp1,1 Miliar

ADV. PEMKAB BULAN JULI 2026

BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA

badge-check


					BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus memperkuat upaya peningkatan ketangguhan masyarakat melalui inovasi Relawan Remaja Aman Bencana (RENJANA), yang menyasar kalangan pelajar sebagai agen perubahan dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.
Inovasi tersebut diperkenalkan kepada peserta didik baru SMP Negeri 3 Batulicin dalam kegiatan edukasi kebencanaan yang digelar pada Selasa, (21/7/2026).
Kegiatan dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, M.IP, melalui Kepala Sub Bidang Pencegahan, Muhammad Ahsani Fauzan, S.Pd., M.Sc.
RENJANA merupakan inovasi pelayanan publik BPBD yang mengintegrasikan pembinaan relawan remaja dengan pemanfaatan teknologi informasi. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengakses materi edukasi kebencanaan, mendaftar sebagai relawan, memperoleh informasi kebencanaan, melaporkan kegiatan, mengikuti survei pelayanan publik, menyampaikan pengaduan, serta mendokumentasikan berbagai aktivitas kebencanaan secara terpadu.
Fauzan mengatakan, RENJANA tidak hanya bertujuan membentuk relawan remaja, tetapi juga menjadi instrumen pendukung pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Tanbu.
“Melalui RENJANA, kami ingin membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Para pelajar dibekali pengetahuan mitigasi, kesiapsiagaan, dan keterampilan menghadapi kondisi darurat sehingga mampu menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya, keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujarnya.
Menurut Fauzan, optimalisasi RENJANA menjadi salah satu strategi BPBD dalam meningkatkan kapasitas ketahanan daerah. Semakin banyak satuan pendidikan yang menerapkan SPAB dan memiliki relawan remaja yang aktif, semakin kuat pula kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.
“Program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Tanbu melalui penguatan kapasitas masyarakat sejak usia sekolah. Pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana,” tambahnya.
BPBD Tanbu menargetkan, implementasi RENJANA terus diperluas ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah kabupaten Tanbu sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang siap menghadapi berbagai potensi bencana. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Pelayanan Informasi yang Berkualitas, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID

22 Juli 2026 - 09:44 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Sukses Bikin Parkiran Bandara Bersujud Jadi Tempat Nongkrong Selama Piala Dunia 2026

22 Juli 2026 - 09:30 WIB

Transformasi dari Konvensional menuju Era Modern, Tanah Bumbu Gelar Bimtek Digitalisasi Koperasi untuk Tingkatkan Kapasitas SDM

16 Juli 2026 - 02:34 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Terima Penghargaan ULM atas Dukungan Program KKN Lingkungan Hidup

16 Juli 2026 - 02:28 WIB

Tanah Bumbu Batulicin Jadi Lokasi Pabrik Amunisi PT Pindad

10 Juli 2026 - 14:04 WIB

Trending di ADV. PEMKAB BULAN JULI 2026