TANAH BUMBU, Kontak24.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif akan memberikan pinjam tanpa bunga bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui kerja sama Pemerintah Daerah Tanah Bumbu dengan Bank Kalsel.
Upaya ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah Tanah Bumbu untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan pendapatan dan lepas dari ketergantungan jeratan Pinjaman Online (Pinjol).
“Insya Allah tahun ini akan kita luncurkan program modal usaha, melalui kerja sama Bank Kalsel, tanpa bunga,” ucap Bupati Andi Rudi Latif disambut tepuk tangan tamu-tamu yang hadir dalam acara Aksi Bajual Wadai, menjelang buka puasa, di depan Masjid Al-Falah, Desa Gunung Besar, Senin sore (23/02/26).
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa bunga yang ada nantinya akan ditanggung dan dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, sebagai upaya strategis membantu masyarakat meningkatkan perekonomian keluarga sehingga tidak lagi terbebani oleh bunga pinjaman.
“Salah satu program kita ini sebagai upaya melawan pinjol. Karena pinjol telah membuat masyarakat menjadi resah. Sesuai dengan arahan Presiden Subiyanto, kita berupaya agar masyarakat terhindar dari transaksi Pinjol” ucapnya.
Ia menyebutkan bahwa biasanya pinjol memberikan bunga yang sangat tinggi kepada konsumen kemudian pada saat penagihan menggunakan cara-cara kekerasan.
“Kita tidak mau terjadi hal itu, sehingga kita kasih program pinjaman tanpa bunga,” ucapnya.
Selanjutnya, untuk mendukung perekonomian masyarakat dan memberikan hiburan di Bulan Ramadhan, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu membuka program sembako murah, menyediakan fasilitas permainan anak sebagai ruang edukasi dan bermain bagi anak-anak.
Ia pun berharap kegiatan di bulan suci Ramadhan dapat menjadi momentum untuk menjaga kebersamaan, menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, dan menjunjung nilai-nilai religius selama bulan suci Ramadhan.
Acara “AKSI Bajual Wadai” ini juga diselingi dengan penyerahan sertifikat halal bagi para pelaku UMKM, santunan anak yatim, fakir miskin, dhuafa, yang disaksikan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tokoh agama, dan masyarakat yang hadir dalam acara. (her)








