Menu

Mode Gelap
Cegah Abrasi di Pesisir Pagatan, Bupati Andi Rudi Latif Bersama Kaka Slank Tanam Ribuan Mangrove Bupati Andi Rudi Latif Dorong Pendidikan Dokter Spesialis Demi Manfaat Layanan Kesehatan Masyarakat. Waspada Modus Penipuan Pesanan Catering di Tanah Bumbu. Dua Kakak Beradik Atlet Teakwondo Kotabaru Raih Emas di Ajang Banjarbaru Taekwondo Championship 2026 Pemkab Kotabaru Buka Seleksi Paskibraka 2026 Anggota DPRD Tanbu Abdul Rahim menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat

ADV. KOTABARU. FEBRUARI 2026

Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu, Lapas Kotabaru Gelar Pelatihan Berbasis Waste to Value.

badge-check


					Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu, Lapas Kotabaru Gelar Pelatihan Berbasis Waste to Value. Perbesar

KOTABARU, Kontak24com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru mengikuti pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru, bertempat di Aula Lapas Kotabaru. Rabu ( 11/2/26)

Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan pengelolaan sampah terpadu berbasis pemilahan serta penguatan konsep waste to value di lingkungan Lapas.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kotabaru, Agus Rahmad Ramdhoni. Dalam sambutannya, ia menyampaikan komitmen Lapas Kotabaru dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari pemilahan yang tepat. Konsep waste to value diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik dari sisi kebersihan maupun nilai tambah yang dihasilkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru, Ibu Hj Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab seluruh elemen sesuai amanah undang-undang. Ia menekankan pentingnya perubahan mindset melalui pemilahan sejak dari sumbernya serta optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) agar sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hanya residu.

“Kami hadir bukan semata untuk mengangkut sampah, tetapi untuk memberikan pembelajaran dan mendorong masyarakat agar mampu mengelola sampahnya sendiri secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung pembuatan pupuk kompos dari sampah organik. Peserta diberikan pemahaman mengenai proses pemilahan, pencacahan, pencampuran bahan, hingga teknik fermentasi yang tepat agar menghasilkan kompos yang berkualitas dan siap dimanfaatkan.

Salah satu Warga Binaan, S, mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru baginya.

“Kami jadi lebih memahami pentingnya memilah sampah sejak awal dan ternyata sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat. Ilmu ini sangat berguna dan bisa kami terapkan,” ungkapnya.

Melalui pelatihan yang disertai praktik ini, Lapas Kotabaru semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan, produktif, dan bernilai guna. (AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramadhan 1447 H , Purna Paskibraka Indonesia Kotabaru, Berbagi Takjil Dan Buka Bersama.

21 Februari 2026 - 13:59 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Ramadhan UMKM Saijaan Fest, Perkuat Geliat Ekonomi Ramadhan.

20 Februari 2026 - 02:40 WIB

Apel Kesadaran Nasional, Sekda Kotabaru Tekankan Semangat Kerja Saat Puasa

18 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan 1447 H, Tekan Lonjakan Harga Sembako.

18 Februari 2026 - 11:12 WIB

Pemda Kotabaru Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026,

17 Februari 2026 - 06:40 WIB

Trending di ADV. KOTABARU. FEBRUARI 2026