Menu

Mode Gelap
DPRD Tanbu Gelar RDP Terkait Jumlah Lahan Terdampak Limbah Di Desa Sebamban Baru. Apel Kesadaran Nasional, Sekda Kotabaru Tekankan Semangat Kerja Saat Puasa Pemkab Kotabaru Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan 1447 H, Tekan Lonjakan Harga Sembako. Pemda Kotabaru Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026, Lapas Kotabaru Gelar Bakti Sosial di Masjid At-Taubah, Sambut Ramadan dengan Aksi Nyata. Milad ke 26 Sanggar Seni Pusaka Saijaan Meriah Tampilkan Berbagai macam Tarian dan Seni.

ADV. DPRD TANBU FEBRUARI 2026

DPRD Tanbu Gelar RDP Terkait Jumlah Lahan Terdampak Limbah Di Desa Sebamban Baru.

badge-check


					oppo_2 Perbesar

oppo_2

TANAH BUMBU, Kontak24.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran lingkungan di Desa Sebamban Baru digelar oleh DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis siang. Rapat tersebut mengungkap adanya perbedaan data luas lahan terdampak antara hasil kajian tim akademisi dan klaim masyarakat.

RDP yang berlangsung di ruang rapat DPRD itu menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup, Tim Kajian Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dari Universitas Lambung Mangkurat, serta perwakilan masyarakat Desa Sebamban Baru yang terdampak limbah tambang.

Ketua Tim Studi Lingkungan Perairan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup ULM, Prof. Mijani Rahman, memaparkan hasil kajian independen yang menyebutkan luas lahan terdampak mencapai 82,82 hektare. Sementara itu,

masyarakat mengklaim luas lahan terdampak mencapai 116 hektare. Perbedaan tersebut menimbulkan selisih sekitar 33,18 hektare.

Rapat gabungan dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin dari Fraksi PKB. Ia menegaskan bahwa DPRD dalam hal ini hanya berperan sebagai fasilitator untuk menjembatani perbedaan data agar tidak ada pihak yang dirugikan.

“DPRD hanya memfasilitasi. Nantinya tim ULM bersama masyarakat akan turun langsung ke lapangan untuk menyinkronkan data agar tidak ada pihak yang dirugikan,” ujarnya.

Masyarakat Desa Sebamban Baru berharap perbedaan luas lahan tersebut segera dituntaskan melalui pengukuran ulang dengan melibatkan seluruh pihak terkait, sehingga tercapai titik temu dan rasa keadilan.

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk melakukan verifikasi lapangan guna memastikan data luas lahan terdampak secara akurat dan transparan.

DPRD berharap proses sinkronisasi data dapat segera dilaksanakan, sehingga penyelesaian dampak pencemaran lingkungan di Desa Sebamban Baru dapat dilakukan secara adil dan tepat sasaran.(her)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Badan Kehormatan (BK )DPRD Tanah Bumbu Ingatkan Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal, Generasi Muda Diminta Waspada

15 Februari 2026 - 05:05 WIB

Konsisten Kampanyekan Bahaya Narkoba, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Serukan Perlindungan Generasi Muda.

9 Februari 2026 - 10:35 WIB

Sekda Tanah Bumbu Terima Kunjungan KPA Ulin, Bahas Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Lingkungan.

5 Februari 2026 - 13:07 WIB

Sinergi Membangun Daerah: DPRD dan Bappeda Tanbu Pastikan Usulan Rakyat

4 Februari 2026 - 08:37 WIB

DPRD Tanah Bumbu Dorong Peralihan Pengelolaan PJU ke Dishub, Tekankan Kepastian Data dan Anggaran.

4 Februari 2026 - 08:26 WIB

Trending di ADV. DPRD TANBU FEBRUARI 2026