Menu

Mode Gelap
Hadiri Puncak Mappanre Ri Tasi’e 2026, Kedatangan Mantan Bupati H. Sudian Noor Disambut Hangat Warga Pagatan. Ketua AWAS Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti Resmikan Dojo Karate BKC, SDN 10 Kampung Baru Kepala Sekolah Ajak Siswa Kurangi Bermain Gadget atau HP Seluler Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter, SDN 10 Kampung Baru Resmikan Dojo Baru Karate BKC Ajang Silahturahmi Danlanal ajak Para Wartawan Kotabaru Bermain Futsal. Warga Desa Baharu Utara Mendapatkan Bantuan Atensi Dari Kementrian sosial RI

Tokoh

Hadiri Puncak Mappanre Ri Tasi’e 2026, Kedatangan Mantan Bupati H. Sudian Noor Disambut Hangat Warga Pagatan.

badge-check


					Hadiri Puncak Mappanre Ri Tasi’e 2026, Kedatangan  Mantan Bupati H. Sudian Noor Disambut Hangat Warga Pagatan. Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24.com – Kemeriahan puncak budaya maritim Mappanre Ri Tasi’e di Pantai Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, tahun 2026 terasa semakin istimewa.

Mantan Bupati Tanah Bumbu periode 2018-2021, H. Sudian Noor, yang saat ini merupakan Anggota DPRD RI tampak hadir di tengah-tengah ribuan masyarakat yang memadati pesisir pantai, Minggu (26/04/26)

Kehadiran sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mencuri perhatian warga.

Dengan mengenakan pakaian adat yang Banjar H. Sudian Noor didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati, Staf Ahli Gubernur Kalsel, Ruzman, Wakil Ketua DPRD DPRD H Hadanuddin dan Sya’bani Rasul .

tampak membaur dengan para tokoh adat, tokoh agama, serta pengunjung yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Bupati yang saat ini Menjabat Anggota DPR RI H. Sudian Noor menyatakan kekagumannya terhadap pelestarian budaya yang terus terjaga di Bumi Bersujud.

Menurutnya, Mappanre Ri Tasi’e bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol rasa syukur dan pemersatu keberagaman di Tanah Bumbu.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa kembali bersilaturahmi dengan warga di momen yang penuh berkah ini. Mappanre Ri Tasi’e adalah jati diri kita. Saya bangga melihat tradisi ini tetap lestari dan bahkan semakin megah
pelaksanaannya,” ujar H. Sudian Noor di sela-sela acara.

Beliau juga menambahkan bahwa penguatan sektor pariwisata berbasis budaya seperti ini harus terus didukung karena berdampak langsung pada ekonomi kreatif masyarakat lokal, khususnya para pelaku UMKM di sekitar Pagatan.

Pantauan di lapangan menunjukkan H. Sudian Noor sempat berbincang akrab dengan sejumlah nelayan dan pedagang di area festival.

Banyak warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama dan melepas rindu dengan mantan pemimpin daerah tersebut.

“Beliau tetap rendah hati seperti dulu. Senang rasanya melihat Pak Sudian masih peduli dan menyempatkan hadir di acara adat kami,” ungkap salah seorang warga Pagatan, Ahmad.

Acara puncak Mappanre Ri Tasi’e 2026 sendiri berlangsung khidmat dengan prosesi pelarungan doa ke tengah laut sebagai simbol rasa syukur atas hasil laut yang melimpah.

Selain dihadiri tokoh masyarakat, acara ini juga dimeriahkan oleh berbagai atraksi seni tari tradisional Bugis-Pagatan dan hiburan rakyat yang menyedot perhatian wisatawan

domestik maupun mancanegara.
Kehadiran tokoh-tokoh daerah seperti H. Sudian Noor diharapkan dapat terus memberikan motivasi bagi generasi muda untuk menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi. (her)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *