Kotabaru – Tiga organisasi pendidik anak usia dini, yaitu IGTKI-PGRI, HIMPAUDI, dan IGRA Kotabaru, berkolaborasi menggelar Peringatan Hari Ibu ke-97. Kegiatan yang berupa berbagai lomba dan gebyar pameran ini berlangsung di Objek Wisata Siring Laut pada Sabtu (13/12/2025) dan dihadiri oleh ratusan guru, wali murid, serta anak-anak PAUD, TK, dan RA dari empat kecamatan di Kotabaru.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Kotabaru, Ny. Suci Anisa Rusli, Ketua GOW Siti Hadijah Syairi Mukhlis, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. H. Asriady Sulaiman, serta perwakilan pengurus provinsi. Dalam sambutannya membuka acara, Bunda PAUD Ny. Suci Anisa Rusli menyoroti tema peringatan tahun ini, “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045, Kotabaru Hebat”.
“Perempuan tidak hanya menyapa dengan kelembutan, tetapi juga hadir dengan kekuatan, kecerdasan, dan kontribusi nyata dalam pembangunan,” ucapnya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, pemerintah, dan orang tua untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan terbaik sejak dini, sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
Di akhir sambutannya, Bunda PAUD berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antar pemangku kepentingan, menjadi wadah kreativitas anak dan pendidik, serta menumbuhkan semangat pemberdayaan perempuan dalam bidang pendidikan dan sosial.
Sementara itu, perwakilan IGTKI-PGRI Provinsi Kalimantan Selatan, Nilianur Agustina, S.Pd., mengungkapkan bahwa Kabupaten Kotabaru merupakan penyumbang peserta terbanyak dalam berbagai program tingkat provinsi. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang selalu mendukung kegiatan PAUD dan IGTKI,” jelasnya.
Usai pembukaan, Bunda PAUD bersama tamu undangan meninjau langsung stan-stan pameran dalam Gebyar Hari Ibu. Beberapa sekolah dari Kecamatan Pulau Laut Utara, Sigam, Pulau Laut Timur, dan Pulau Laut Tengah memamerkan berbagai produk kreasi, terutama aneka makanan, yang menunjukkan kreativitas dan potensi dalam pendidikan anak usia dini.
Kotabaru – Tiga organisasi pendidik anak usia dini, yaitu IGTKI-PGRI, HIMPAUDI, dan IGRA Kotabaru, berkolaborasi menggelar Peringatan Hari Ibu ke-97. Kegiatan yang berupa berbagai lomba dan gebyar pameran ini berlangsung di Objek Wisata Siring Laut pada Sabtu (13/12/2025) dan dihadiri oleh ratusan guru, wali murid, serta anak-anak PAUD, TK, dan RA dari empat kecamatan di Kotabaru.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Kotabaru, Ny. Suci Anisa Rusli, Ketua GOW Siti Hadijah Syairi Mukhlis, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. H. Asriady Sulaiman, serta perwakilan pengurus provinsi. Dalam sambutannya membuka acara, Bunda PAUD Ny. Suci Anisa Rusli menyoroti tema peringatan tahun ini, “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045, Kotabaru Hebat”.
“Perempuan tidak hanya menyapa dengan kelembutan, tetapi juga hadir dengan kekuatan, kecerdasan, dan kontribusi nyata dalam pembangunan,” ucapnya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, pemerintah, dan orang tua untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan terbaik sejak dini, sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
Di akhir sambutannya, Bunda PAUD berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antar pemangku kepentingan, menjadi wadah kreativitas anak dan pendidik, serta menumbuhkan semangat pemberdayaan perempuan dalam bidang pendidikan dan sosial.
Sementara itu, perwakilan IGTKI-PGRI Provinsi Kalimantan Selatan, Nilianur Agustina, S.Pd., mengungkapkan bahwa Kabupaten Kotabaru merupakan penyumbang peserta terbanyak dalam berbagai program tingkat provinsi. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang selalu mendukung kegiatan PAUD dan IGTKI,” jelasnya.
Usai pembukaan, Bunda PAUD bersama tamu undangan meninjau langsung stan-stan pameran dalam Gebyar Hari Ibu. Beberapa sekolah dari Kecamatan Pulau Laut Utara, Sigam, Pulau Laut Timur, dan Pulau Laut Tengah memamerkan berbagai produk kreasi, terutama aneka makanan, yang menunjukkan kreativitas dan potensi dalam pendidikan anak usia dini.










