Menu

Mode Gelap
Dr. H.Yadi Mahendra Muhyin Anggota DPRD Provensi kalsel Serap Aspirasi Masyarakat di Berbagai Kecamatan kabupaten Kotabaru . Putusan MK: Karya Jurnalistik Wartawan Tidak Dapat Dipidana Maupun Digugat Perdata. 4 Klien Binaan Dinas Sosial Tanah Bumbu Dinyatakan Sembuh dan Di Ajak Refreshing Ke Pantai Pagatan. Komisi III DPRD Kotabaru Lakukan Rapat Kerja Bersama Diknas Kotabaru Terkait Progres Rencana Anggaran 2026. Kekurangan Guru Jadi Sorotan, DPRD Tanah Bumbu Bahas Solusi Bersama Dinas Pendidikan. Panen Raya dan Swasembada Pangan di Tanah Bumbu, DPRD: Optimis dan Harapan untuk Ketahanan Pangan

POLRES KOTABARU

Korban Seorang Pria Diterkam Buaya Di Sungai Durian Ditemukan Sudah Tewas

badge-check


					Korban  Seorang  Pria Diterkam Buaya Di Sungai Durian  Ditemukan Sudah Tewas Perbesar

KOTABARU, kontak24 – Setelah dua hari hilang diterkam buaya, mayat SM (34) akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Sungai Manunggul, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, pada Selasa (20/05/25) pagi.

Menurut laporan saksi, korban yang berprofesi sebagai petani itu hilang setelah diterkam buaya saat berenang menuju perahunya di Dermaga Kudung Sungai Manunggul KM.1 pada Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.

Saat kejadian, SM baru saja membantu melepas mata pancing milik seorang warga yang tersangkut di dasar sungai. Setelah berhasil melepaskannya, ia kembali ke air untuk berenang menuju perahunya. Namun, sebelum sampai, seekor buaya tiba-tiba menyeretnya ke dasar sungai.

Warga setempat bersama Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polsek Sungai Durian, dan Muspika setempat langsung melakukan pencarian. Mayat korban baru ditemukan dua hari kemudian, mengambang sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Kondisi jenazah SM menunjukkan tanda-tanda serangan buaya, termasuk luka di sekujur tubuh, perdarahan dari telinga, hidung, dan mata, serta perut yang membengkak. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Durian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Sungai Durian IPTU Tri Wibawa, S.H.,M.M. menyatakan operasi pencarian resmi berakhir setelah jenazah korban ditemukan. Apel penutupan dilakukan di lokasi kejadian sebelum seluruh tim kembali ke pos masing-masing.

Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya buaya di perairan Kalimantan Selatan. Pihak berwenang meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai yang menjadi habitat reptil buas tersebut.

(Sumber:  Polres Kotabaru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Kotabaru Himbau Masyarakat Jaga Kondisif Jelang Tahun Baru 2026

31 Desember 2025 - 08:36 WIB

Polres Kotabaru Tuntaskan 355 Kasus Kejahatan Sepanjang Tahun 2025.

29 Desember 2025 - 09:58 WIB

HUT Reserse ke-78, Polres Kotabaru Gelar Syukuran di Aula Sanika Satyawada

14 Desember 2025 - 03:47 WIB

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Intan 2025.

10 Desember 2025 - 22:08 WIB

Momentum penguatan ketahanan pangan kembali terlihat di Kecamatan Pulau Laut Timur.

9 Desember 2025 - 08:08 WIB

Trending di POLRES KOTABARU