Menu

Mode Gelap
Jalan Kersik putih Kini Mulus, “Bang Dhin Minta Penanganan Kerusakan Tak Tunggu Parah. Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Rapat Penataan Kota dan Gerakan Indonesia Asri. Iran Tutup Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Terancam. Pemkab Tanah Bumbu Sambut 16 Dokter Internship 2026, Perkuat Mutu Pelayanan Kesehatan di RSUD dan Puskesmas Safari Ramadan, Andi Irmayani Rudi Latif Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tanah Bumbu, Kadri Mandar.

KeAgamaan

Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan.

badge-check


					Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema  Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan. Perbesar

TANAH BUMBU, kontak24.com – Majelis Nurul’Ala Rutin melaksanakan kembali menggelar pengajian rutin mingguan, dengan tema “

Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan

Pengajian dibuka dengan membaca  syalawat Rebana marawis yang dibawakan Ibu ibu Majelis Nuru’Ala.
Pengajian di gelar di Moshola Nurul”Ala RT.05  Kecamatan Batulicin Kelurahan Gunung Tinggi Tanah Bumbu Sabtu  (30/08/25).

Tausyah disampaikan Guru Muhammad Sayid Akbar Dari Bati-bati mengatakan

hendaknya tidak berlebihan dalam hal makan dan minum termasuk di dalamnya adalah tidak makan dan minum kecuali yang halal saja, makan dan minum tidak melebihi yang diperlukan oleh tubuh sehingga akan membahayakan kesehatan tubuh.

Di samping itu makan dan minum berlebihan akan menjadikan badan tidak nyaman untuk beraktivitas termasuk di dalamnya menuntut ilmu. Mata mudah mengantuk serta otak akan menjadi malas untuk berpikir. Sehingga bagi para penuntut ilmu akan menjadi penghambat dalam proses-proses menuntut ilmu, seperti membaca, menelaah, menulis, mendengarkan kajian dari ulama dan lain-lain bawaannya selalu mengantuk.

Guru Muhammad Sayid Akbar juga menambahkan tentang menjaga lidah untuk tidak membicarakan keburukan orang lain yang hanya membuat  diri kita berdosa mendapat tempat yang hina di Neraka.

Menurut Guru Muhammad Sayid Akbar Banyak  bicara merupakan sikap berlebihan yang paling banyak terjadi dan paling besar pengaruhnya. Bahkan Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam telah memberikan peringatan bagi siapa saja yang tidak bisa menahan lidahnya, maka baginya neraka.

Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda, “Tidak ada yang melemparkan manusia ke neraka kecuali hasil yang dipetik dari lidah mereka,” (HR. Ibnu Majah dalam al-Fitan hadis [3973]).

Untuk itu mari kita menjaga lidah kita untuk berbicara yang bermanfaat untuk kita dan orang lain tutup Guru Muhammad Said Akbar. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Memperkuat Rasa Kekeluargaan SLB Tanah Bumbu Gelar Buka Puasa Bersama di Lingkungan Sekolah

25 Februari 2026 - 12:55 WIB

Ratusan Warga Hadiri Peringatan Haul Ke 38 Al Habib Umar Bin Muhammad bin Pengeran Syarif Musthofa Alaydrus.

18 Januari 2026 - 02:34 WIB

Meningkatkan Keimanan Dang Ketakwaan Bersama, “Majelis Ta’lim Nurul’Ala Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Haul Abah Guru Sekumpul.

17 Januari 2026 - 14:57 WIB

Bersama Pemuka Agama, Dan Warga Sekitar, “Notaris Hasbi Rahman Gelar Peringatan Isra Miraj dan Haul Abah Guru Sekumpul.

16 Januari 2026 - 22:48 WIB

Duka Mendalam Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin,Wafatnya Ulama Kharismatik Abuya KH. Syukri Unus

8 Desember 2025 - 17:11 WIB

Trending di KeAgamaan