Menu

Mode Gelap
DPC PKB Kotabaru Hadiri Rakoor Wilayah LKK PKB Kabupaten/ Kota Se Kalsel. Sukses Pelaksanaan Fly Kotabaru Hebat 2025 Resmi Ditutup Sekdakab Kotabaru. Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan. SLBN Tanah Bumbu Gelar Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) Wujudkan Kemandirian Dan Berkarakter. Jual Harga murah Beras,Gula Minyak Goreng , Danpom Lanal Kotabaru di Serbu Warga . Turut Berduka Cita Polda Kalsel Gelar Shalat Ghaib Dan Doa Bersama Untuk Almarhum Affan Kurniawan Driver Ojek Online.

KeAgamaan

Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan.

badge-check


					Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema  Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan. Perbesar

TANAH BUMBU, kontak24.com – Majelis Nurul’Ala Rutin melaksanakan kembali menggelar pengajian rutin mingguan, dengan tema “

Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan

Pengajian dibuka dengan membaca  syalawat Rebana marawis yang dibawakan Ibu ibu Majelis Nuru’Ala.
Pengajian di gelar di Moshola Nurul”Ala RT.05  Kecamatan Batulicin Kelurahan Gunung Tinggi Tanah Bumbu Sabtu  (30/08/25).

Tausyah disampaikan Guru Muhammad Sayid Akbar Dari Bati-bati mengatakan

hendaknya tidak berlebihan dalam hal makan dan minum termasuk di dalamnya adalah tidak makan dan minum kecuali yang halal saja, makan dan minum tidak melebihi yang diperlukan oleh tubuh sehingga akan membahayakan kesehatan tubuh.

Di samping itu makan dan minum berlebihan akan menjadikan badan tidak nyaman untuk beraktivitas termasuk di dalamnya menuntut ilmu. Mata mudah mengantuk serta otak akan menjadi malas untuk berpikir. Sehingga bagi para penuntut ilmu akan menjadi penghambat dalam proses-proses menuntut ilmu, seperti membaca, menelaah, menulis, mendengarkan kajian dari ulama dan lain-lain bawaannya selalu mengantuk.

Guru Muhammad Sayid Akbar juga menambahkan tentang menjaga lidah untuk tidak membicarakan keburukan orang lain yang hanya membuat  diri kita berdosa mendapat tempat yang hina di Neraka.

Menurut Guru Muhammad Sayid Akbar Banyak  bicara merupakan sikap berlebihan yang paling banyak terjadi dan paling besar pengaruhnya. Bahkan Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam telah memberikan peringatan bagi siapa saja yang tidak bisa menahan lidahnya, maka baginya neraka.

Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda, “Tidak ada yang melemparkan manusia ke neraka kecuali hasil yang dipetik dari lidah mereka,” (HR. Ibnu Majah dalam al-Fitan hadis [3973]).

Untuk itu mari kita menjaga lidah kita untuk berbicara yang bermanfaat untuk kita dan orang lain tutup Guru Muhammad Said Akbar. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demi Meneladani Sifat Para Wali Allah Notaris Hasbi Rahman Gelar Haul Syech Samman.

11 Juni 2025 - 13:49 WIB

Jelang Idul Adha Majelis Taklim Nurul A’la Potong 6 Ekor Sapi 2 Ekor Kambing Melalui Tabungan Qurban

7 Juni 2025 - 06:27 WIB

Kemenag Ungkap Jemaah Haji Sulit Masuk Mekkah Imbas Aturan Baru Arab Saudi

20 Mei 2025 - 13:11 WIB

Ribuan Warga Hadiri Haul Ke – 17 AL, Habib Qadri Bin Habib Badri AL, Balghaist

19 April 2025 - 16:13 WIB

6 Keistimewaan Sholat Subuh Bisa Jadi Jaminan Allah.

18 April 2025 - 22:03 WIB

Trending di KeAgamaan