Menu

Mode Gelap
DPRD Tanah Bumbu Soroti Penanganan Debu di Satui dan Angsana Kesepakatan Dilakukan Pendandatanganan Perjanjian H. Gusti M. Erwin Arifin Hadiri Pembahasan Raperda BPD di Ruang Rapat Komisi 1 DPRD Tanah Bumbu Transformasi dari Konvensional menuju Era Modern, Tanah Bumbu Gelar Bimtek Digitalisasi Koperasi untuk Tingkatkan Kapasitas SDM Bupati Andi Rudi Latif Terima Penghargaan ULM atas Dukungan Program KKN Lingkungan Hidup Hadiri Kenal Pamit Kapolres, Ketua DPRD Tanah Bumbu Harapkan Sinergitas Terus Terjaga Kemenag Tanah Bumbu Hadiri dan Pimpin Doa Kenal Pamit Kapolres Tanah Bumbu

KeAgamaan

Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan.

badge-check


					Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema  Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan. Perbesar

TANAH BUMBU, kontak24.com – Majelis Nurul’Ala Rutin melaksanakan kembali menggelar pengajian rutin mingguan, dengan tema “

Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan

Pengajian dibuka dengan membaca  syalawat Rebana marawis yang dibawakan Ibu ibu Majelis Nuru’Ala.
Pengajian di gelar di Moshola Nurul”Ala RT.05  Kecamatan Batulicin Kelurahan Gunung Tinggi Tanah Bumbu Sabtu  (30/08/25).

Tausyah disampaikan Guru Muhammad Sayid Akbar Dari Bati-bati mengatakan

hendaknya tidak berlebihan dalam hal makan dan minum termasuk di dalamnya adalah tidak makan dan minum kecuali yang halal saja, makan dan minum tidak melebihi yang diperlukan oleh tubuh sehingga akan membahayakan kesehatan tubuh.

Di samping itu makan dan minum berlebihan akan menjadikan badan tidak nyaman untuk beraktivitas termasuk di dalamnya menuntut ilmu. Mata mudah mengantuk serta otak akan menjadi malas untuk berpikir. Sehingga bagi para penuntut ilmu akan menjadi penghambat dalam proses-proses menuntut ilmu, seperti membaca, menelaah, menulis, mendengarkan kajian dari ulama dan lain-lain bawaannya selalu mengantuk.

Guru Muhammad Sayid Akbar juga menambahkan tentang menjaga lidah untuk tidak membicarakan keburukan orang lain yang hanya membuat  diri kita berdosa mendapat tempat yang hina di Neraka.

Menurut Guru Muhammad Sayid Akbar Banyak  bicara merupakan sikap berlebihan yang paling banyak terjadi dan paling besar pengaruhnya. Bahkan Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam telah memberikan peringatan bagi siapa saja yang tidak bisa menahan lidahnya, maka baginya neraka.

Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda, “Tidak ada yang melemparkan manusia ke neraka kecuali hasil yang dipetik dari lidah mereka,” (HR. Ibnu Majah dalam al-Fitan hadis [3973]).

Untuk itu mari kita menjaga lidah kita untuk berbicara yang bermanfaat untuk kita dan orang lain tutup Guru Muhammad Said Akbar. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pererat Silaturahmi dan Spiritualitas, Kepala Kemenag Tanah Bumbu H. Khairun Noor, S.Ag, Rutin Gelar Majelis Jumat Pagi

3 Juli 2026 - 02:53 WIB

Maknai Semangat Pengorbanan dan Kepedulian, Notaris Hasbi Rahman Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

24 Mei 2026 - 17:05 WIB

Jadwal Sidang Isbat Idulfitri Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah

14 Maret 2026 - 23:22 WIB

Memperkuat Rasa Kekeluargaan SLB Tanah Bumbu Gelar Buka Puasa Bersama di Lingkungan Sekolah

25 Februari 2026 - 12:55 WIB

Ratusan Warga Hadiri Peringatan Haul Ke 38 Al Habib Umar Bin Muhammad bin Pengeran Syarif Musthofa Alaydrus.

18 Januari 2026 - 02:34 WIB

Trending di KeAgamaan