Menu

Mode Gelap
Panen Raya dan Swasembada Pangan di Tanah Bumbu, DPRD: Optimis dan Harapan untuk Ketahanan Pangan Bupati Andi Rudi Latif : Isra Mi’raj sebagai Momentum Memperkuat Ukhuwah dan Spiritualitas Umat. Ny. Maria Nadhifah Hasbi Rahman Rayakan Ulang Tahun Puteranya Bersama Anak-anak SLB Tanah Bumbu. Tingkatkan Kedisiplinan dan Kesehatan, Kepala SLB Negeri Tanah Bumbu Tekankan Pentingnya Kebersihan lingkungan Dari Bahaya Banjir. Ratusan Warga Hadiri Peringatan Haul Ke 38 Al Habib Umar Bin Muhammad bin Pengeran Syarif Musthofa Alaydrus. Drs. H.mukhni AF Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kotabaru Priode 2025 – 2030.

Kalimantan Selatan

Ombudsman Kalsel Puji Keberanian Amalia: Pemimpin Harus Jadi Panutan!

badge-check


					Ombudsman Kalsel Puji Keberanian Amalia: Pemimpin Harus Jadi Panutan! Perbesar

BANJARMASIN,  kontak24.com – Ombudsman Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, memberikan tanggapan mengenai video viral seorang guru bernama Amalia yang curhat di media sosial tentang dugaan perilaku tidak pantas oleh seorang oknum Kepala Dinas Pendidikan Kalsel.

Hadi menyatakan bahwa tindakan Amalia patut dihargai.

“Saya menghormati apa yang dilakukan Bu Guru Amalia. Saya kira, tindakan beliau sangat berani untuk mengingatkan dalam kebaikan. Perhatian beliau terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar patut diapresiasi demi kenyamanan bersama,” ungkap Hadi.

Ia juga menekankan bahwa Amalia tidak seharusnya menjadi korban atas tindakannya di masa depan.

“Tindakan positif seperti ini jangan sampai membuatnya menjadi korban,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya diangkat secara formal, tetapi juga harus menjadi teladan.

“Pemimpin adalah panutan, menjadi rujukan dalam sikap, perkataan, dan tindakan. Kepemimpinan berkaitan dengan keteladanan,” tegasnya.

Sebagai ASN, Hadi menekankan bahwa pejabat publik, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, wajib menunjukkan perilaku profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia juga menyarankan dua langkah evaluasi terkait insiden ini.

Pertama, mengevaluasi kepatuhan dan komitmen pejabat dalam menegakkan norma-norma yang berlaku.

Kedua, memastikan ada aturan yang jelas dalam pelaksanaan rapat-rapat pemerintahan, agar lingkungan kerja lebih nyaman dan sesuai dengan etika.

Kasus ini menarik perhatian publik, dengan banyak yang menantikan tindak lanjut dari pihak terkait dalam menjaga integritas dan profesionalisme di sektor pendidikan Kalsel. *** (SI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin Akan Berhentikan Kepala Dinas Yang Tidak Mampu Serap Anggaran.

13 November 2025 - 02:22 WIB

Komunitas Seli Kotabaru Ramaikan JamSeliNas XIV Banjarmasin 2025.

18 Oktober 2025 - 07:17 WIB

IKN Jadi Tuan Rumah Kalimantan Harley Davidson Nike waek 2025.

16 Oktober 2025 - 00:09 WIB

Ada Warga Lihat Helikopter Berasap Terbang Rendah Kata Gubernur Muhidin.

3 September 2025 - 02:25 WIB

Perlu dicontoh, Oleh Daerah Lain, Massa Bubuhan Banjar pungut sampah usai demo di DPRD Kalsel.

1 September 2025 - 11:55 WIB

Trending di Kalimantan Selatan