Menu

Mode Gelap
Tanah Bumbu Dorong Penguatan Sinergi Tata Kelola Keuangan Daerah . Tingkatkan Kemandirian, Siswa SMP LB Tanah Bumbu Antusias Praktik Cara Menggosok Gigi yang Benar Memasak Ditinggal Sebentar keluar , Rumah Habis Terbakar warga Bekambit Asri. Tingkatkan Layanan Kesehatan Siswa Disabilitas, SLBN Tanah Bumbu Jalin Kerja Sama dengan Puskesmas Batulicin. 12 Tahun Menanti, Tanah Bumbu Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI Kalsel 2026 Perkuat Teknik Dasar dan Mental, Ratusan Karateka BKC Tanah Bumbu Intensifkan Latihan Jelang UKT dan Kejuaraan

Advertorial

Pangeran Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Dinobatkan Sebagai Sultan Banjar Kalimantan. Gubernur: Sejarah Penting Budaya Banjar!

badge-check


					Pangeran Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Dinobatkan Sebagai Sultan Banjar Kalimantan. Gubernur: Sejarah Penting Budaya Banjar! Perbesar

JAKARTA, kontak24 Pangeran Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari dinobatkan oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, sebagai Sultan Banjar Kalimantan, berlangsung di Kraton Majapahit Jakarta, Selasa (06/05/2025).

Dalam sambutannya, Menbud Fadli Zon menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al Banjari sebagai Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan untuk dapat memainkan peran strategis dalam mendorong pelestarian dan kemajuan budaya daerah.

“Raja budaya bukan sekadar simbol, tapi aktor utama dalam menjaga dan menghidupkan kekayaan budaya kita. Saya yakin Sultan Cevi Yusuf mampu membawa semangat baru bagi budaya Kalimantan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kalsel, Ahmad Bagiawan pun mengapresiasinya. Menurutnya penobatan tersebut menandai sebuah peristiwa penting dalam sejarah dan tradisi budaya Banjar.

Selain memperkuat identitas budaya, penobatan itu juga dinilai sebagai sarana mempererat persatuan masyarakat Banjar di berbagai daerah.

“Penobatan ini adalah tonggak sejarah penting dalam pelestarian budaya Banjar. Kami sangat menghargai upaya menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Selain itu, acara penobatan tersebut juga dapat menjadi momen untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan di antara masyarakat Banjar, serta meningkatkan peran budaya Banjar dalam pembangunan daerah.

Dalam acara penobatan raja kebudayaan banjar kalimantan tersebut juga turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat tinggi, diantaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Choirul Tanjung, Mahfud MD, Bambang Soesatyo, Azwar Anas, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, HM Arul Sabil, Jenderal (Purn) A. M. Hendropriyono dan tokoh lainnya. (Rhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akibat Pompa SPBU Bermasalah Puluhan Mobil Dan Motor Roda Dua Mengantri Panjang.

15 April 2026 - 07:00 WIB

Jelang Lebaran, Penumpang Kapal Batulicin Tanjung Serdang Masih Sepi

16 Maret 2026 - 08:27 WIB

Polda Kalsel Siagakan 1.200 Personel Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi.

6 November 2025 - 11:11 WIB

Sekdakab kotabaru Hadiri Pembukaan PORPROV XII Tanah Laut 2025.

2 November 2025 - 07:01 WIB

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Apresiasi keberhasilan panen jagung seluas 24 hektar Oleh Polsek Satui Polres Tanah Bumbu.

26 Oktober 2025 - 22:58 WIB

Trending di Advertorial