BREAKING

KotabaruPemerintah Kotabaru

Pemkab Kotabaru Siapkan KIM sebagai Penggerak Informasi Pembangunan

KOTABARU, Kontak24 com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendorong pembentukan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di seluruh desa sebagai upaya memperkuat penyebarluasan informasi pembangunan sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan potensi dan aspirasi daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru di Aula Masjid Apung Siring Laut, Kamis (5/11/26).

Kegiatan tersebut di buka oleh Bupati Kotabaru dalam hal ini diwakili Asisten 1 Setda H.Minggu Basuki di Hadiri sekretaris Diskominfo H. Junaidi , kabid , staf kominfo , di ikuti peserta dari camat , beberapa kepala Desa se kabupaten kotabaru .

Sambutan Bupati Kotabaru di sampaikan melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Minggu Basuki, M.AP., mengatakan bahwa penyebarluasan informasi pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, KIM memiliki peran strategis sebagai penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi dan perkembangan di lingkungan masing-masing.

“KIM diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui komunitas ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan aktif menyampaikan berbagai potensi, aspirasi, serta kondisi nyata di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, H. Ahmad Junaidi, S.Sos., yang mewakili Kepala Diskominfo menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap KIM dapat tumbuh menjadi komunitas yang aktif, mandiri, dan kreatif. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, masyarakat dapat ikut menghadirkan informasi yang positif, edukatif, serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Materi sosialisasi turut disampaikan oleh narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Erlinda Puspita Ningrum.

Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta memahami bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan pesan, tetapi juga memastikan bahwa informasi tersebut memberikan dampak positif.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan KIM sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi informasi masyarakat, sehingga warga dapat lebih bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.tuturnya. (AA)

Related Posts