BREAKING

AdvertorialPemerintahanTanah Bumbu

Penutupan Kriyanusa 2026, Andi Irmayani Rudi Latif Bawa Semangat Tenun Pagatan ke Panggung Nasional

BATULICIN – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menghadiri penutupan Kriyanusa Pameran Kerajinan Nusantara 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Kehadiran Andi Irmayani dalam agenda penutupan tersebut menjadi bagian dari rangkaian keterlibatan Dekranasda Tanah Bumbu dalam Kriyanusa 2026. Sebelumnya, ia turut ambil bagian dalam Parade Wastra Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Indonesia dengan mengenakan busana Tenun Pagatan, sebagai salah satu identitas kerajinan khas Tanah Bumbu.

Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” dan berlangsung sejak 26 hingga 30 September 2026. Pameran tersebut menjadi ruang promosi produk kriya dan UMKM dari berbagai daerah sekaligus mempertemukan kekayaan kerajinan nusantara dalam satu panggung nasional.

Penutupan Kriyanusa 2026 secara resmi dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Tito menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di sektor kerajinan, ditopang keberagaman budaya dan hasil kriya dari berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif mengatakan Kriyanusa 2026 memiliki arti penting dalam memperkenalkan kerajinan daerah, khususnya Tenun Pagatan, kepada jejaring kerajinan di tingkat nasional.

“Kriyanusa menjadi kesempatan bagi daerah untuk bertukar pengalaman dan memperluas wawasan mengenai pengembangan produk kerajinan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi” ujarnya.

Penutupan Kriyanusa 2026 sekaligus menegaskan bahwa kekayaan kriya Indonesia tidak hanya terletak pada produk, tetapi juga pada cerita, tradisi, dan identitas yang melekat di dalamnya. Dari Tanah Bumbu, Tenun Pagatan menjadi bagian dari cerita besar kerajinan Indonesia yang terus dibawa menuju panggung nasional. (san)

Related Posts