Menu

Mode Gelap
Waspada! Akun Instagram Cerewet_Kaltra, atau Timpakul Sebar Berita Hoaks Catut Nama Anggota DPRD hingga Kemenag Tanah Bumbu, Kesepakatan Diabaikan, DPRD Tanah Bumbu Soroti Debu dan Lumpur Tambang yang Masih Menghantui Warga Satui Pemkab Tanah Bumbu: SiLPA Bukan Cerminan Kegagalan Pembangunan, Melainkan Efisiensi Anggaran Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Perpisahan Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026 Dalam Pengajian Rutin, Majelis Taklim Nurul A’la Guru Muhammad Said Akbar Kupas Tuntas Makna dan Manfaat Zuhud Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional

HOAK

Waspada! Akun Instagram Cerewet_Kaltra, atau Timpakul Sebar Berita Hoaks Catut Nama Anggota DPRD hingga Kemenag Tanah Bumbu,

badge-check


					Waspada! Akun Instagram Cerewet_Kaltra, atau Timpakul Sebar Berita Hoaks Catut Nama Anggota  DPRD hingga Kemenag Tanah Bumbu, Perbesar

TANAH BUMB, Kontak24com – Jagat media sosial di Kabupaten Tanah Bumbu tengah dihebohkan dengan aktivitas sebuah akun Instagram bernama “Cerewet_Kaltra”.
Akun tersebut diduga kuat secara masif menyebarkan informasi palsu atau hoaks yang menyerang serta mencatut nama sejumlah pejabat publik, mulai dari Anggota DPRD, kepala dinas, hingga instansi vertikal seperti Kementerian Agama (Kemenag) Tanah Bumbu.
Aksi akun tersebut dinilai sudah sangat meresahkan karena menyajikan narasi-narasi yang tidak berdasar, bersifat fitnah, dan provokatif. Hal ini memicu kegaduhan di tengah masyarakat serta merugikan reputasi para pejabat dan instansi yang menjadi sasaran.
Pola Serangan dan Keresahan Publik
Berdasarkan pantauan, akun ” “Cerewet_Kaltra” diInstagram kerap mengunggah konten berupa tangkapan layar percakapan atau narasi singkat yang menuding para pejabat dengan fitnah melakukan tindakan Asusila dan Perselingkuhan yang melanggar hukum atau etika tanpa disertai bukti valid.
Akibatnya, banyak warga yang termakan isu tersebut sebelum sempat melakukan klarifikasi.
Salah satu tokoh masyarakat Tanah Bumbu yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa kehadiran akun tersebut sudah sangat mengganggu kondusivitas daerah.
“Ini sudah keterlaluan. Informasi yang disebarkan tidak jelas sumbernya dan hanya bertujuan untuk pembunuhan karakter. Kami berharap pihak berwajib segera bertindak,” ujarnya.
Pihak Kementerian Agama Tanah Bumbu juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada unggahan dari akun-akun anonim yang tidak bertanggung jawab.
“Kami meminta masyarakat untuk selalu melakukan tabayyun atau cek dan ricek. Informasi resmi hanya keluar dari kanal komunikasi pemerintah atau media massa yang terverifikasi, bukan dari akun anonim seperti itu,” ungkap perwakilan salah satu instansi yang namanya dicatut. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *