Masing-masing jemaah telah menyetorkan uang sebesar Rp27,5 juta, dengan total dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp1,1 miliar. Perwakilan jemaah, Ijab, mengungkapkan bahwa sebelumnya jadwal keberangkatan terus berubah tanpa kepastian hingga akhirnya diputuskan batal.
“Kami hanya ingin uang kami dikembalikan secepatnya,” tegas Ijab.
Menanggapi hal tersebut, pihak penyelenggara telah menandatangani surat pernyataan di Banjarbaru untuk mengembalikan seluruh dana jemaah tanpa potongan dalam waktu satu bulan. Sebagai jaminan, pihak travel menyerahkan aset berupa sertifikat rumah dan kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Hj Fauziah maupun Suriadi belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab batalnya keberangkatan tersebut. Konfirmasi melalui pesan singkat pun belum mendapatkan tanggapan. (her)