ADV DPRD BULAN JULY 2026
DPRD Tanah Bumbu Panggil Disdik: Soroti Minimnya Siswa Baru di Sejumlah SD, Ada yang Hanya Dapat 1 Orang
Perbesar
TANAH BUMBU, Kontak24com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu menyisakan catatan kritis. Meski secara teknis berjalan lancar, sejumlah Sekolah Dasar (SD) negeri justru dilaporkan sepi peminat hingga nyaris tidak mendapatkan siswa baru.
Kondisi memprihatinkan ini memicu Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Tanbu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang rapat DPRD, Senin (20/07/26).
Kepala Dinas Pendidikan Tanbu, Amiluddin, memaparkan bahwa ada dua sekolah yang menjadi sorotan utama karena jumlah pendaftarnya yang sangat minim, yakni SDN Penyolongan di Kecamatan Kusan Hilir dan SDN 7 Sungai Danau di Kecamatan Satui.
“Di SDN 7 Sungai Danau, tahun ini hanya ada dua siswa baru yang mendaftar. Padahal, sekolah tetangganya, SDN 3 Sungai Danau, justru membeludak dengan 112 siswa baru,” ungkap Amiluddin di hadapan anggota dewan.
Lebih ironis lagi, SDN Penyolongan di Kecamatan Kusan Hilir tercatat hanya memperoleh satu orang peserta didik baru untuk tahun ajaran ini.
Penyebab Minimnya Pendaftar
Amiluddin menjelaskan ada beberapa faktor kompleks yang memengaruhi kondisi tersebut:
Fleksibilitas Zonasi: Karena SDN 3 dan SDN 7 berada dalam satu zona, pemerintah tidak bisa memaksa wali murid untuk memilih sekolah tertentu, sehingga terjadi penumpukan di satu sekolah.
Sekolah Berbasis Agama: Meningkatnya minat orang tua menyekolahkan anak ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) menjadi tantangan bagi SD negeri.
Pergeseran Demografi: Berkurangnya pekerja tambang di kawasan Sungai Danau mengakibatkan penurunan jumlah penduduk usia sekolah.
Saat ini, pertumbuhan penduduk justru lebih pesat bergeser ke Kecamatan Angsana.
Populasi Lokal: Untuk kasus SDN Penyolongan, rendahnya pendaftar murni karena sedikitnya jumlah anak usia sekolah di lingkungan sekitar sekolah tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Boby Rahman, mendorong Disdik untuk mengambil langkah konkret agar layanan pendidikan tetap efektif dan efisien. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah penggabungan sekolah atau merger.
Boby mengusulkan agar Disdik segera memfasilitasi musyawarah antara pihak sekolah dan orang tua siswa, khususnya terkait kemungkinan integrasi antara SDN 7 Sungai Danau dengan SDN 3 Sungai Danau.
“Keputusan ini harus mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi siswa.
Musyawarah perlu dilakukan agar pemerintah memiliki dasar kuat dalam menentukan kebijakan, apakah akan dilakukan penggabungan atau kebijakan lain, demi memastikan hak anak mendapatkan layanan pendidikan tetap terpenuhi,” tegas Boby Rahman.
Meski beberapa sekolah kekurangan murid, Dinas Pendidikan menjamin bahwa proses belajar mengajar bagi siswa yang ada akan tetap berjalan sembari menunggu hasil evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pemerataan akses pendidikan di Bumi Bersujud. (her)
Baca Lainnya
Trending di ADV DPRD BULAN JULY 2026