Menu

Mode Gelap
Heboh Kabar Rumah Sri Mulyani Menteri Keuangan Diduga Ikut Dijarah Masa. DPC PKB Kotabaru Hadiri Rakoor Wilayah LKK PKB Kabupaten/ Kota Se Kalsel. Sukses Pelaksanaan Fly Kotabaru Hebat 2025 Resmi Ditutup Sekdakab Kotabaru. Majelis Nurul’Ala Gelar Pengajian Rutin mingguan tema Adab Menuntut Ilmu: Tidak Berlebihan dalam Makan. SLBN Tanah Bumbu Gelar Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) Wujudkan Kemandirian Dan Berkarakter. Jual Harga murah Beras,Gula Minyak Goreng , Danpom Lanal Kotabaru di Serbu Warga .

Kalimantan Selatan

Diduga Ancam Ketua LSM Muhamadun Kadis Pendidikan Provinsi Dilaporkan Ke Polisi.

badge-check


					Diduga Ancam Ketua LSM Muhamadun Kadis Pendidikan Provinsi Dilaporkan Ke Polisi. Perbesar

BANJARMASIN,, kontak24.com – Pria diduga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalimantan Selatan, Muhammadun berulah lagi.

Belum usai polemiknya dengan seorang guru honorer SMK, Madun –sapaan akrab Kadisdikbud Kalsel– diduga melakukan pengancaman dan menantang duel senjata tajam seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK), Aliansyah melalui sambungan telepon. Rekaman percakapan keduanya pun tersebar luas di media sosial.

Aliansyah kemudian melaporkan perbuatan tak menyenangkan itu ke Polda Kalsel, Selasa (10/9/2024).

Dalam keterangannya, Aliansyah menyampaikan bahwa pengancaman itu berawal saat dirinya menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Kadisdikbud Kalsel, Muhammadun pada Senin (9/9/2024) kemarin.

Suara di dalam sambungan telepon diduga Madun itu, menanyakan apa mau Aliansyah dengan nada tinggi sembari memperkenalkan dirinya.

“Ikam handak apa (kamu mau apa), ikam (kamu) Aliansyah kalo (kan). Ini Madun,” ujar si penelepon yang diduga adalah suara Madun kepada Aliansyah.

Di tengah percakapan, penelepon diduga Madun itu tiba-tiba mengajak Aliansyah untuk bertemu dan menantang duel adu bacok menggunakan senjata tajam.

“Astaga ikam nih (kamu ini), mau ikam (kamu) apa, ketemu aku di hutan atau di mana terserah. Ku tawari (ajak), ikam bawa parang, aku bawa parang, ikam nimpas (bacok) aku dulu, imbah itu (setelah itu) baru aku nimpas ikam,” ucap suara diduga Madun itu.

Aliansyah pun lantas heran dan menanyakan kepatutan Madun, yang merupakan seorang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berbicara tidak sopan seperti dalam sambungan telepon yang berhasil direkamnya tersebut.

“Kepala dinas bepandir kaya ini, kayapa kisahnya (kepala dinas berbicara seperti ini, bagaimana ceritanya),” tanya Ali.

Kemudian, diduga Madun menjawab dengan lantang bahwa memang seperti itu cara kepala dinas berbicara.

“Iih emang kaya ini (iya memang seperti ini) kepala dinas bepandir (berbicara),” jawabnya.

Dari bukti rekaman percakapan itu, Aliansyah bersama Kuasa Hukumnya, Budi Khairiansyah membuat laporan ke polisi atas tindakan tidak bermoral Madun.

Budi mengatakan, pihaknya sudah menyimpan bukti rekaman telepon dari Madun yang mengajak duel adu bacok Aliansyah.

Selain itu, mereka telah melacak nomor telepon yang digunakan saat itu, dan diketahui atas nama Sirajudin, yang merupakan Ajudan Madun.

“Bukti kita rekaman, dan untuk nomor telepon juga sudah kita lacak, atas namanya itu Sirajudin, ajudan dari Pak Madun,” katanya

 – Pria diduga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalimantan Selatan, Muhammadun berulah lagi.

Belum usai polemiknya dengan seorang guru honorer SMK, Madun –sapaan akrab Kadisdikbud Kalsel– diduga melakukan pengancaman dan menantang duel senjata tajam seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK), Aliansyah melalui sambungan telepon. Rekaman percakapan keduanya pun tersebar luas di media sosial.

Aliansyah kemudian melaporkan perbuatan tak menyenangkan itu ke Polda Kalsel, Selasa (10/9/2024).

Dalam keterangannya, Aliansyah menyampaikan bahwa pengancaman itu berawal saat dirinya menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Kadisdikbud Kalsel, Muhammadun pada Senin (9/9/2024) kemarin.

Suara di dalam sambungan telepon diduga Madun itu, menanyakan apa mau Aliansyah dengan nada tinggi sembari memperkenalkan dirinya.

“Ikam handak apa (kamu mau apa), ikam (kamu) Aliansyah kalo (kan). Ini Madun,” ujar si penelepon yang diduga adalah suara Madun kepada Aliansyah.

Di tengah percakapan, penelepon diduga Madun itu tiba-tiba mengajak Aliansyah untuk bertemu dan menantang duel adu bacok menggunakan senjata tajam.

“Astaga ikam nih (kamu ini), mau ikam (kamu) apa, ketemu aku di hutan atau di mana terserah. Ku tawari (ajak), ikam bawa parang, aku bawa parang, ikam nimpas (bacok) aku dulu, imbah itu (setelah itu) baru aku nimpas ikam,” ucap suara diduga Madun itu.

Aliansyah pun lantas heran dan menanyakan kepatutan Madun, yang merupakan seorang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berbicara tidak sopan seperti dalam sambungan telepon yang berhasil direkamnya tersebut.“

Kepala dinas bepandir kaya ini, kayapa kisahnya (kepala dinas berbicara seperti ini, bagaimana ceritanya),” tanya Ali.

Kemudian, diduga Madun menjawab dengan lantang bahwa memang seperti itu cara kepala dinas berbicara.

“Iih emang kaya ini (iya memang seperti ini) kepala dinas bepandir (berbicara),” jawabnya.

Dari bukti rekaman percakapan itu, Aliansyah bersama Kuasa Hukumnya, Budi Khairiansyah membuat laporan ke polisi atas tindakan tidak bermoral Madun.

Budi mengatakan, pihaknya sudah menyimpan bukti rekaman telepon dari Madun yang mengajak duel adu bacok Aliansyah.

Selain itu, mereka telah melacak nomor telepon yang digunakan saat itu, dan diketahui atas nama Sirajudin, yang merupakan Ajudan Madun.

“Bukti kita rekaman, dan untuk nomor telepon juga sudah kita lacak, atas namanya itu Sirajudin, ajudan dari Pak Madun,” katanya. *** (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Gembira! Ada Pemutihan Pajak Kendaraan di Kalsel, Berlaku Agustus – Desember 2025.

18 Juli 2025 - 00:05 WIB

Pirunduk Legenda Mistik Banjar akan di angkat ke layar lebar.

11 Juni 2025 - 01:46 WIB

Kalsel Resmi Tambah 8 Kabupaten Setelah Dapat Persetujuan Pusat.

21 April 2025 - 03:40 WIB

Cek Wacana Pemekaran 2 Daerah Induk di Kalimantan Selatan, Muncul 3 Calon Kabupaten Baru

19 April 2025 - 23:10 WIB

Harga BBM di Kalsel Turun Drastis, Ini Harga Pertamax-Pertalite di SPBU Seluruh Provinsi Kalsel 8 April 2025

9 April 2025 - 02:31 WIB

Trending di Kalimantan Selatan