Menu

Mode Gelap
Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polsek Satui Polres Tanah Bumbu Ringkus Seorang Pria Pengedar Narkotika Jenis Sabu. Kelurahan Kotabaru Hilir sehatkan warga, Gelar Jalan Sehat Rakercab ISNU Tanah Bumbu Gebrak Isu Pembangunan Kalsel. Heboh Kabar Rumah Sri Mulyani Menteri Keuangan Diduga Ikut Dijarah Masa. DPC PKB Kotabaru Hadiri Rakoor Wilayah LKK PKB Kabupaten/ Kota Se Kalsel. Sukses Pelaksanaan Fly Kotabaru Hebat 2025 Resmi Ditutup Sekdakab Kotabaru.

KOTABARU

BPBD Kotabaru Pelatihan Dan Pencegahan Mitigasi Bencana Di Desa Gedambaan.

badge-check


					BPBD Kotabaru  Pelatihan Dan Pencegahan Mitigasi Bencana Di Desa Gedambaan. Perbesar

KOTABARU, Kontak 24jam com –  Pemerintah daerah kabupaten kotabaru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru mengadakan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Desa Gedambaan. kamis ( 10 /07/25)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Tangguh Bencana (Destana), yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Pelatihan dihadiri oleh Kepala Desa Gedambaan, Bhabinkamtibmas, para ketua RT, dan warga setempat.

Materi teori dan praktik disampaikan langsung oleh Dinas Pemadam Kebakaran melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Donald Ohara Sinaga. Materi meliputi pengenalan segitiga api, definisi kebakaran sebagai api yang tidak terkendali, serta beberapa poin penting lainnya. Donald juga membuka ruang diskusi bagi warga untuk menyampaikan pengalamannya.

“Kita sama-sama sharing, jika ada ilmu yang kita tidak tau. Yang kami praktekkan, bisa jadi ada yang lebih efektif dari vapak, Ibu sekalian. Karena pengalaman adalah guru yang terbaik,” tutur Donald.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotabaru, Lathifu Arsyiono, menjelaskan bahwa Desa Gedambaan merupakan desa kedua setelah Desa Tirawan di Kecamatan Pulau Laut Sigam yang mendapatkan pelatihan Destana.

Selain karena lokasinya dekat dengan kawasan pariwisata, masyarakatnya juga dinilai responsif dan kooperatif. Ditambah lagi, wilayah ini tergolong rawan bencana seperti angin putih beliung, kebakaran lahan, dan gelombang pasang.

Lathifu menyampaikan bahwa kegiatan Destana akan dilakukan secara berkala.

“Kami setiap tiga atau enam bulan sekali akan selalu melakukan kegiatan Desa Tangguh Bencana sambil mengevaluasi sejauh mana desa ini dapat melakukan pengurangan risiko,” ujarnya.

Harapan disampaikan agar masyarakat semakin mandiri dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelurahan Kotabaru Hilir sehatkan warga, Gelar Jalan Sehat

31 Agustus 2025 - 05:39 WIB

Sukses Pelaksanaan Fly Kotabaru Hebat 2025 Resmi Ditutup Sekdakab Kotabaru.

30 Agustus 2025 - 13:55 WIB

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Pejabat Dievakuasi Saat Paripurna.

29 Agustus 2025 - 23:57 WIB

Lomba Paralayang Dan Gantole IPAC 7 Th Series Resmi Dibuka Bupati Kotabaru.

28 Agustus 2025 - 02:07 WIB

Satpol PP Dan Damkar Kotabaru Gelaran Lomba Nyanyi Lagu Kemerdekaan / Nasional .

27 Agustus 2025 - 07:20 WIB

Trending di KOTABARU