Menu

Mode Gelap
HUT RI ke-81 di Tanah Bumbu: Bupati Andi Rudi Latif Berikan Penghargaan untuk Veteran dan Pegiat Budaya Khidmat, Kepala Kemenag Tanah Bumbu H. Khairun Noor Pimpin Doa pada Upacara HUT RI ke-81 Maknai Kemerdekaan, H. Hasanuddin Dorong Pemuda Tanah Bumbu Jadi Generasi Adaptif Semarak Pawai Obor dan Taptu Warnai Malam Kemerdekaan RI di Tanah Bumbu Waspada Penyakit Cinta Dunia, Majelis Taklim Darul Ilmi Gelar Pengajian Rutin Bersama Guru Muhammad Said Akbar Bupati Andi Rudi Latif Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu

KOTABARU

BPBD Kotabaru Pelatihan Dan Pencegahan Mitigasi Bencana Di Desa Gedambaan.

badge-check


					BPBD Kotabaru  Pelatihan Dan Pencegahan Mitigasi Bencana Di Desa Gedambaan. Perbesar

KOTABARU, Kontak 24jam com –  Pemerintah daerah kabupaten kotabaru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru mengadakan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Desa Gedambaan. kamis ( 10 /07/25)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Tangguh Bencana (Destana), yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Pelatihan dihadiri oleh Kepala Desa Gedambaan, Bhabinkamtibmas, para ketua RT, dan warga setempat.

Materi teori dan praktik disampaikan langsung oleh Dinas Pemadam Kebakaran melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Donald Ohara Sinaga. Materi meliputi pengenalan segitiga api, definisi kebakaran sebagai api yang tidak terkendali, serta beberapa poin penting lainnya. Donald juga membuka ruang diskusi bagi warga untuk menyampaikan pengalamannya.

“Kita sama-sama sharing, jika ada ilmu yang kita tidak tau. Yang kami praktekkan, bisa jadi ada yang lebih efektif dari vapak, Ibu sekalian. Karena pengalaman adalah guru yang terbaik,” tutur Donald.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotabaru, Lathifu Arsyiono, menjelaskan bahwa Desa Gedambaan merupakan desa kedua setelah Desa Tirawan di Kecamatan Pulau Laut Sigam yang mendapatkan pelatihan Destana.

Selain karena lokasinya dekat dengan kawasan pariwisata, masyarakatnya juga dinilai responsif dan kooperatif. Ditambah lagi, wilayah ini tergolong rawan bencana seperti angin putih beliung, kebakaran lahan, dan gelombang pasang.

Lathifu menyampaikan bahwa kegiatan Destana akan dilakukan secara berkala.

“Kami setiap tiga atau enam bulan sekali akan selalu melakukan kegiatan Desa Tangguh Bencana sambil mengevaluasi sejauh mana desa ini dapat melakukan pengurangan risiko,” ujarnya.

Harapan disampaikan agar masyarakat semakin mandiri dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Kotabaru Muhammad Rusli Kukuhkan 42 Anggota Paskibraka Kotabaru Tahun 2026

16 Agustus 2026 - 23:00 WIB

BPK Stagen Sukses Gelar Lomba Ketangkasan Pemadam Junior se Kotabaru 

2 Agustus 2026 - 12:35 WIB

SMPN1 Kotabaru Raih Juara Umum Lomba Drumband Pelajar Festival Budaya Saijaan

22 Juli 2026 - 23:06 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru sukses Gelar Pemilihan Nanang Galuh Kebudayaan Kotabaru 2026

20 Juli 2026 - 00:29 WIB

Club PT.PSM juara Saijaan League Futsal Competition 2026

19 Juli 2026 - 02:37 WIB

Trending di KOTABARU