Menu

Mode Gelap
Waspada! Akun Instagram Cerewet_Kaltra, atau Timpakul Sebar Berita Hoaks Catut Nama Anggota DPRD hingga Kemenag Tanah Bumbu, Kesepakatan Diabaikan, DPRD Tanah Bumbu Soroti Debu dan Lumpur Tambang yang Masih Menghantui Warga Satui Pemkab Tanah Bumbu: SiLPA Bukan Cerminan Kegagalan Pembangunan, Melainkan Efisiensi Anggaran Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Perpisahan Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026 Dalam Pengajian Rutin, Majelis Taklim Nurul A’la Guru Muhammad Said Akbar Kupas Tuntas Makna dan Manfaat Zuhud Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional

Peristiwa

Anak Pelajar di Pulau Sembilan Digigit Anjing Liar, Dikhawatirkan Terkena Rabies

badge-check


					Anak Pelajar di Pulau Sembilan Digigit Anjing Liar, Dikhawatirkan Terkena Rabies Perbesar

KOTABARU, kontak24.com – Seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun menjadi korban gigitan anjing liar di Desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, pada Rabu (10/9/2025) malam pada  jam 20.00 (WITA).

Kejadian ini semakin menguatkan kekhawatiran masyarakat akan populasi anjing liar yang terus bertambah dan kerap menimbulkan kejadian serupa.

Korban yang diketahui berimisial F (16), seorang pelajar SMA kelas 3, sedang berjalan menuju rumah neneknya di Kampung Gusung Karang RT 02 ketika insiden itu terjadi. Saat menaiki tangga rumah, seekor anjing liar tiba-tiba menerkam dan menggigit paha kanannya.

“Saat korban menaiki tangga rumah, tiba-tiba tanpa disadari korban langsung diterkam dan digigit oleh seekor anjing pada bagian paha sebelah kanan,” jelas laporan resmi Polsek Pulau Sembilan yang ditujukan kepada Kapolres Kotabaru.

Akibat gigitan tersebut, korban mengalami luka. Ia kemudian mendapatkan pertolongan pertama dari petugas Puskesmas Pulau Sembilan di Marabatuan yang menjalankan tugas, Firmantus Sanjaya dan Masita, Am.Keb. Luka gigitan dibersihkan dan diberikan obat penahan sakit.

Namun, karena Puskesmas setempat tidak memiliki stok vaksin anti-rabies (VAR), korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut guna mencegah potensi penyakit rabies.

Laporan Polsek Pulau Sembilan menyoroti bahwa kejadian serupa bukanlah yang pertama kali terjadi. Populasi anjing liar di kecamatan tersebut disebutkan terus meningkat dan telah sering kali menimbulkan insiden yang meresahkan warga.

“Kejadian tersebut sudah terjadi beberapa kali, anak yang digigit oleh anjing liar, dan populasinya saat ini di Kecamatan Pulau Sembilan terus bertambah dan sangat meresahkan masyarakat,” demikian tertulis dalam laporan tersebut.

Polsek Pulau Sembilan telah menerima laporan dari dua orang saksi, yaitu Rusdiansyah (42), seorang nelayan yang juga merupakan ayah korban, dan Siti Mainan (50), seorang ibu rumah tangga, keduanya warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, perkembangan kondisi korban masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak rumah sakit. Kapolsek Pulau Sembilan IPDA Teguh Baharijanto, menyatakan bahwa perkembangan kasus ini akan terus dilaporkan dan diimbau untuk warga tetap berhati-hati dan waspada agar tidak mengalami kejadian serupa. (her)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapal Nelayan Terbelah Dua Usai Ditabrak Kapal Misterius di Perairan Kotabaru, Satu Tewas dan Satu Hilang ‎

17 Juni 2026 - 08:57 WIB

Setelah 3 Hari Pencarian Oleh Tim Relawan Anak yang Tenggelam di Sungai Satui, Ditemukan Meninggal Dunia

14 Juni 2026 - 23:06 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Satui Baru Satu Orang Di Temukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia, Korban Satunya Masih Di cari.

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Tragis! Tak Bisa Berenang, Dua Bocah Perempuan Tenggelam di Sungai Danau Satui

13 Juni 2026 - 07:06 WIB

Bejat”, Terungkap Setelah 4 Tahun, Kakak Kandung Diduga Perkosa Adik di Tanah Bumbu.

2 Februari 2026 - 13:15 WIB

Trending di Peristiwa