Menu

Mode Gelap
Disparpora Kotabaru Sukses Gelaran Even MTB XCO Kotabaru Hebat 2026 . Peringati Hari Tari Dunia, Pemkab Kotabaru Laksanakan Pegelaran Tari Lokal. Hadiri Puncak Mappanre Ri Tasi’e 2026, Kedatangan Mantan Bupati H. Sudian Noor Disambut Hangat Warga Pagatan. Ketua AWAS Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti Resmikan Dojo Karate BKC, SDN 10 Kampung Baru Kepala Sekolah Ajak Siswa Kurangi Bermain Gadget atau HP Seluler Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter, SDN 10 Kampung Baru Resmikan Dojo Baru Karate BKC

Peristiwa

Anak Pelajar di Pulau Sembilan Digigit Anjing Liar, Dikhawatirkan Terkena Rabies

badge-check


					Anak Pelajar di Pulau Sembilan Digigit Anjing Liar, Dikhawatirkan Terkena Rabies Perbesar

KOTABARU, kontak24.com – Seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun menjadi korban gigitan anjing liar di Desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, pada Rabu (10/9/2025) malam pada  jam 20.00 (WITA).

Kejadian ini semakin menguatkan kekhawatiran masyarakat akan populasi anjing liar yang terus bertambah dan kerap menimbulkan kejadian serupa.

Korban yang diketahui berimisial F (16), seorang pelajar SMA kelas 3, sedang berjalan menuju rumah neneknya di Kampung Gusung Karang RT 02 ketika insiden itu terjadi. Saat menaiki tangga rumah, seekor anjing liar tiba-tiba menerkam dan menggigit paha kanannya.

“Saat korban menaiki tangga rumah, tiba-tiba tanpa disadari korban langsung diterkam dan digigit oleh seekor anjing pada bagian paha sebelah kanan,” jelas laporan resmi Polsek Pulau Sembilan yang ditujukan kepada Kapolres Kotabaru.

Akibat gigitan tersebut, korban mengalami luka. Ia kemudian mendapatkan pertolongan pertama dari petugas Puskesmas Pulau Sembilan di Marabatuan yang menjalankan tugas, Firmantus Sanjaya dan Masita, Am.Keb. Luka gigitan dibersihkan dan diberikan obat penahan sakit.

Namun, karena Puskesmas setempat tidak memiliki stok vaksin anti-rabies (VAR), korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut guna mencegah potensi penyakit rabies.

Laporan Polsek Pulau Sembilan menyoroti bahwa kejadian serupa bukanlah yang pertama kali terjadi. Populasi anjing liar di kecamatan tersebut disebutkan terus meningkat dan telah sering kali menimbulkan insiden yang meresahkan warga.

“Kejadian tersebut sudah terjadi beberapa kali, anak yang digigit oleh anjing liar, dan populasinya saat ini di Kecamatan Pulau Sembilan terus bertambah dan sangat meresahkan masyarakat,” demikian tertulis dalam laporan tersebut.

Polsek Pulau Sembilan telah menerima laporan dari dua orang saksi, yaitu Rusdiansyah (42), seorang nelayan yang juga merupakan ayah korban, dan Siti Mainan (50), seorang ibu rumah tangga, keduanya warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, perkembangan kondisi korban masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak rumah sakit. Kapolsek Pulau Sembilan IPDA Teguh Baharijanto, menyatakan bahwa perkembangan kasus ini akan terus dilaporkan dan diimbau untuk warga tetap berhati-hati dan waspada agar tidak mengalami kejadian serupa. (her)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bejat”, Terungkap Setelah 4 Tahun, Kakak Kandung Diduga Perkosa Adik di Tanah Bumbu.

2 Februari 2026 - 13:15 WIB

Banjir Dalam Pagar Martapura , Warga Keluhkan ‘Kada Kawa Bausaha.

6 Januari 2026 - 02:55 WIB

Rumah Tingkat Kontrakan 6 pintu Ludes Terbakar Di Desa Dirgahayu.

5 Januari 2026 - 01:51 WIB

Berujung Maut: Bripda Polres Banjarbaru Bunuh Mahasiswi ULM, Jasad Dibuang ke Gorong-gorong.

26 Desember 2025 - 11:13 WIB

Tiga Ruang Kelas Dan Rumah Guru SDN 1 Sungai Cuka Kintap Wilayah Sarindai Ludes Di Amuk Si Jago Merah.

21 Desember 2025 - 23:59 WIB

Trending di Peristiwa