BATULICIN – Nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi pesan utama dalam Peringatan Maulid di TK RA Darul Azhar, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (3/9).
Mengusung tema “Mari Kita Tanamkan Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan sebagai Bekal Menjadi Insan yang Berakhlak Mulia dan Dicintai Allah SWT,” kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai keislaman dan akhlak mulia kepada anak sejak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menyampaikan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari pendidikan karakter anak.
Menurutnya, usia dini merupakan masa penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter. Karena itu, nilai kejujuran, kasih sayang, kesantunan, menghormati orang tua dan guru, serta kepedulian terhadap sesama perlu dikenalkan dan dibiasakan sejak dini.
“Keteladanan Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus menjadi nilai yang kita tanamkan dalam kehidupan anak-anak sejak dini. Dari hal-hal sederhana, mereka belajar menjadi anak yang santun, jujur, penyayang, dan menghormati orang lain,” ujar Andi Irmayani.
Ia juga mengajak para orang tua dan pendidik untuk bersama-sama menjadi teladan yang baik bagi anak, mengingat lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran besar dalam pembentukan karakter.
“Anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita sampaikan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat dan rasakan setiap hari. Karena itu, mari kita menjadi teladan yang baik agar anak-anak tumbuh dengan akhlak mulia, memiliki karakter kuat, serta mencintai Rasulullah SAW,” tuturnya.
Teladan Nabi Muhammad SAW, Fondasi Pembentukan Akhlak Sejak Usia Dini
Sementara itu, tausiah dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H disampaikan oleh Sayyed Muhammad Anis Adenan Al Aydrus.
Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai contoh dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui sikap jujur, amanah, santun, penyayang, serta senantiasa berbuat baik kepada sesama.
Pesan tersebut juga menjadi pengingat bahwa penanaman akhlak tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan perlu dibangun melalui pembiasaan dan keteladanan sejak anak berada di usia dini.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di TK RA Darul Azhar diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan dalam membangun karakter generasi penerus Tanah Bumbu.
Dengan menanamkan keteladanan Rasulullah SAW sejak usia dini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. (dyh)










