Menu

Mode Gelap
Analisa Dan Evaluasi Kapolsek Satui Tekankan Disiplin Dan Tertib Pelayanan Pandangan Todung Mulya Lubis dan Hamdan Zoelva Terhadap Kasus Mardani H Maming. Anggota DPRD Tanah Bumbu Hadiri Pisah Sambut GM ASDP Batulicin Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma. Foto: Istimewa. Rapat kerja Komisi 1 DPRD Tanah Bumbu dan Disdik Cari Terobosan Kebijakan Krisis Guru Mengintai Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir, Komisi III DPRD Tanah Bumbu Sambangi BPBD Provinsi Kalsel

POLRES KOTABARU

Jenazah Nelayan Di Temukan Setelah 3 Hari Dilakukan Pencarian.

badge-check


					Jenazah Nelayan Di Temukan Setelah 3 Hari Dilakukan  Pencarian. Perbesar

KOTABARU, kontak24 – Seorang nelayan berinisial Kana (69) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya pada hari Minggu (27/04/25) dilaporkan hilang di perairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru.

Jenazah korban ditemukan mengapung di perairan Desa Labuan Mas, sekitar 10 mil dari lokasi kejadian, pada Rabu (30/4/2025) sekitar pukul 02.00 WITA.

Korban bernama “Kana, bekerja sebagai Nelayan yang  berdomisili di Jalan H Kanda RT.009 RW.004, Desa Tanjung Seloka. Jenazahnya ditemukan oleh warga sekitar sebelum dievakuasi oleh tim gabungan.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K. melalui kasi Humas Polres Kotabaru “mengatakan
penemuan korban berawal dari informasi yang disampaikan seorang warga Tanjung Selokan Utara bernama Aladin (30), kepada Abdur Rasyid (52), selaku Ketua RT setempat,

pesan disampaikan melalui WhatsApp. bahwa Aladin mendapatkan kabar dari Canci (40), seorang nelayan di Desa Labuan Mas, yang melihat jenazah korban mengapung di dekat bagan miliknya.

Dari Informasi itulah Tim gabungan yang terdiri dari Anggota Polsek Pulau Laut Selatan, Sat Polairud Polres Kotabaru, Basarnas, dan BPBD, segera melakukan evakuasi melalui jalur laut. Proses evakuasi dimulai pukul 02.00 WITA, dan jenazah korban berhasil dibawa ke rumah duka sekitar pukul 05.00 wita. Terang Kasi Humas Polres Kotabaru.

Kemudian Keluarga korban telah mengonfirmasi identitas jenazah dan memilih untuk tidak melakukan visum atas meninggalnya Kana. Mereka menerima kejadian ini dengan ikhlas.

Kapolsek Pulau Laut Selatan,
IPTU Ramli Aziz, “menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah standar, termasuk penerimaan laporan, pemeriksaan TKP, evakuasi, dan koordinasi dengan keluarga.

Evakuasi melibatkan berbagai pihak, di antaranya:
Polsek Pulau Laut Selatan (9 personel)
Sat Polairud Polres Kotabaru (2 personel)
Basarnas Kotabaru, (4 personel)
BPBD Kotabaru (6 personel)

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga pesisir untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian serupa untuk mempermudah proses pencarian dan evakuasi ujar IPTU Ramli Aziz. (AA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Kotabaru Himbau Masyarakat Jaga Kondisif Jelang Tahun Baru 2026

31 Desember 2025 - 08:36 WIB

Polres Kotabaru Tuntaskan 355 Kasus Kejahatan Sepanjang Tahun 2025.

29 Desember 2025 - 09:58 WIB

HUT Reserse ke-78, Polres Kotabaru Gelar Syukuran di Aula Sanika Satyawada

14 Desember 2025 - 03:47 WIB

Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Intan 2025.

10 Desember 2025 - 22:08 WIB

Momentum penguatan ketahanan pangan kembali terlihat di Kecamatan Pulau Laut Timur.

9 Desember 2025 - 08:08 WIB

Trending di POLRES KOTABARU