Menu

Mode Gelap
Hadiri Puncak Mappanre Ri Tasi’e 2026, Kedatangan Mantan Bupati H. Sudian Noor Disambut Hangat Warga Pagatan. Ketua AWAS Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti Resmikan Dojo Karate BKC, SDN 10 Kampung Baru Kepala Sekolah Ajak Siswa Kurangi Bermain Gadget atau HP Seluler Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter, SDN 10 Kampung Baru Resmikan Dojo Baru Karate BKC Ajang Silahturahmi Danlanal ajak Para Wartawan Kotabaru Bermain Futsal. Warga Desa Baharu Utara Mendapatkan Bantuan Atensi Dari Kementrian sosial RI

Pemkab ADV September 2025

Rakor KP-SPAM Tanah Bumbu: Wujudkan Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan.

badge-check


					Rakor KP-SPAM Tanah Bumbu: Wujudkan Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan. Perbesar

TANAH BUMBU, kontak24.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat koordinasi (Rakor) Kelompok Pengguna Sistem Penyediaan Air Minum (KP-SPAM) di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (17/09/25).

Acara dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas PMD Tanah Bumbu, Samsir, SE, MAP.

Rakor ini dihadiri perwakilan kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu dengan tujuan menginventarisasi kondisi KP-SPAM saat ini, sekaligus mencari solusi pengembangan ke depan.

Dalam kesempatan itu, Samsir menekankan pentingnya pengelolaan air bersih berbasis masyarakat, terutama di daerah yang rawan kekeringan. Ia mencontohkan di Kecamatan Kuranji dan Sungai Loban, saat musim kemarau masyarakat memanfaatkan bantuan air dari perusahaan sekitar.

“Adanya asosiasi SPAM diharapkan mampu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik, serta menjadi solusi bagi ketersediaan air bersih masyarakat,” ujarnya.

Salah satu potensi yang diangkat adalah keberadaan Danau Buaya di Kecamatan Angsana, Desa Banjarsari. Air danau tersebut dinilai berkualitas baik dan telah didukung pihak perusahaan dengan menyumbangkan pabrik pengolahan air bersih.

“Jika dikelola optimal, ini bisa menjadi unggulan Tanah Bumbu sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.

Menurut Kabid Kabid Penataan, Kerjasama dan Pengembangan Desa
(PKPD) Wahyuni,S.Hut, Beberapa tantangan yang dihadapi KP-SPAM antara lain, Kesadaran masyarakat untuk berkontribusi dalam pembayaran retribusi air minum.

Kemudian ketersediaan air baku yang sangat dipengaruhi kondisi alam dan pendanaan. Hingga penguatan kelembagaan dan SDM pengelola agar KP-SPAM semakin profesional dan berkelanjutan.

Meski demikian, terdapat desa-desa yang sudah berhasil mengembangkan KP-SPAM hingga menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Harapan kami, desa-desa lain bisa meniru keberhasilan tersebut dengan dukungan penuh masyarakat,” ungkap Wahyuni.

Melalui Rakor ini, Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen memperkuat kelembagaan, manajemen keuangan, dan kapasitas pengelola KP-SPAM. Tujuannya agar pengelolaan air bersih di Tanah Bumbu tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa.(.her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ngopi’ Bareng Bang Arul di Pagatan, Merajut Nasionalisme dan Religiusitas.

29 September 2025 - 00:23 WIB

157 Pengurus Koperasi Merah Putih Antusias Ikuti Pelatihan Digitalisasi

28 September 2025 - 09:25 WIB

Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Nasional Level 2 .Tingkatkan SDM Olahraga dan Prestasi Atlet.

28 September 2025 - 09:16 WIB

Bupati Tanah Bumbu Ajak DMI Jadikan Masjid Pusat Peradaban dan Pemberdayaan Umat.

28 September 2025 - 09:11 WIB

Rakernas Dekranas 2025, Dekranasda Tanah Bumbu Siap Sinergi Majukan Produk Kerajinan Lokal.

28 September 2025 - 09:06 WIB

Trending di Pemkab ADV September 2025