Menu

Mode Gelap
Setiap Langkah Istimewa, Setiap Langkah Bermakna”: Momen Haru Pengukuhan dan Perpisahan Siswa SLB Negeri Tanah Bumbu TA 2025/2026 Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal Tanah Bumbu Miliki Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Mulai Rp16.800 per Bulan Suasana Haru Menyelimuti Perpisahan SDN Pondok Butun, Isak Tangis Ainun Pecah Saat Bacakan Pidato Perpisahan Kapal Nelayan Terbelah Dua Usai Ditabrak Kapal Misterius di Perairan Kotabaru, Satu Tewas dan Satu Hilang ‎ SDN Pondok Butun Buka PPDB Tahun Ajaran 2025/2026, Targetkan 84 Siswa Baru dalam Tiga Kelas SDN Pondok Butun Gelar acara Pelepasan dan Perpisahan Siswa/Siswi Kelas VI Angkatan 39, Tahun Ajaran 2025/2026.

Korupsi

Sederet Mantan Direktur PT Bangun Banua Dipanggil Tim Penyidik Kejati Kalsel, Baru 2 Orang yang Hadir

badge-check


					Sederet Mantan Direktur PT Bangun Banua Dipanggil Tim Penyidik Kejati Kalsel, Baru 2 Orang yang Hadir Perbesar

BANJARBARU, Kontak24.com – Sederet mantan petinggi di jajaran direksi PT Bangun Banua, diperiksa oleh Tim Penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel), hari ini Jumat (12/12/25).

Dipanggilnya sejumlah mantan pejabat di direksi PT Bangun Banua ini, tidak lain terkait dengan proses penyidikan yang saat ini sedang dilakukan oleh tim penyidik Kejati Kalsel terkait adanya dugaan korupsi pada perusahaan yang berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut.

Apalagi seperti diketahui belum lama tadi Tim Penyidik sudah menaikkan status perkara ini, dari penyelidikan ke penyidikan.

Bahkan pada Selasa (9/12/2025), Tim Penyidik melakukan penggeledahan di kantor PT Bangun Banua di Jalan Yos Sudarso Banjarmasin.

Dugaan korupsi sendiri diperkirakan terjadi dari periode 2009 hingga 2023, dan berdasarkan hasil temuan BPK, ada sekitar Rp 41 Miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan informasi dihimpun, ada tiga mantan pejabat di direksi PT Bangun Banua yang hari ini dipanggil kemudian dimintai keterangannya oleh Tim Penyidik. Dan semuanya adalah jajaran direksi pada tahun 2021 hingga 2023.

Adapun tiga orang mantan direksi yang dipanggil tersebut yakni mantan PLT Direktur Utama berinisial BB, kemudiaan mantan Direktur Umum berinisial YH dan juga mantan Direktur Operasional berinisial KH.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kalsel, Yuni Priyono SH MH pun membenarkannya.

“Iya, hari ini ada 3 orang mantan direksi yang dipanggil untuk dimintai keterangannya, terkait penyidikan yang sedang dilakukan,” ujarnya.

Meskipun demikian, Yuni Priyono menambahkan bahwa dari tiga orang yang dipanggil tersebut, hanya dua di antaranya yang hadir.

“Dari 3 orang yang dipanggil, hanya 2 yang hadir. Sementara yang mantan Direktur Umum tidak hadir. Dan yang tidak hadir akan ada pemanggilan lagi,” jelasnya.

Ditambahkan juga oleh Yuni Priyono bahwa dipanggilnya sejumlah mantan direksi PT Bangun Banua ini, masih terkait dengan dugaan korupsi yang belakangan ini mencuat.

“Ini tindaklanjut yang kemarin,” pungkasnya. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Fakta-fakta OTT Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq: Dari Kronologi hingga Jadi Tersangka.

5 Maret 2026 - 08:17 WIB

Nadiem Makarim Buka Jalan agar Eks Anggota DPR Bisa Titip Nama di Pengadaan Laptop Chromebook.

5 Januari 2026 - 09:10 WIB

Geledah Rumah Dinas Dan Kantor Kejari HSU, KPK Sita Mobil Pemda Tolitoli.

26 Desember 2025 - 01:59 WIB

Buronan OTT KPK Kasi Datun Kejari HSU Akhirnya Diringkus di Batulicin, Bantah Tabrak Petugas.

24 Desember 2025 - 00:36 WIB

Kasi Datun Kejari HSU Diburu KPK Masuk Daftar DPO.

22 Desember 2025 - 06:17 WIB

Trending di Korupsi