Menu

Mode Gelap
Diduga Bermodus Sebagai Habib, Pasangan Pria dan Wanita Bercadar Gasak Uang serta Perhiasan di Anjir KM 20 Bupati Kotabaru Dampingi Kajati Kalsel Resmikan Gedung Baru Kajari Kotabaru. Transformasi Birokrasi Dimulai, Tanah Bumbu Luncurkan ASN Corporate University Bersama LAN RI Komitmen Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan, Pemkab Kotabaru, Inspektorat Luncurkan Aplikasi E-Hebat. Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu, Lapas Kotabaru Gelar Pelatihan Berbasis Waste to Value. Forum Konsultasi Publik, Bupati Minta Dunia Usaha Perkuat Peran Sosial

Pendidikan

Video Viral Diduga Kekerasan di Sekolah Terjadi di HSU, Disdik Sayangkan Guru Hajar Siswa Berkebutuhan Khusus

badge-check


					Video Viral Diduga Kekerasan di Sekolah Terjadi di HSU, Disdik Sayangkan Guru Hajar Siswa Berkebutuhan Khusus Perbesar

AMUNTAI, kontak24.com – Viral video terjadinya kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru kepada siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Insiden Kekerasan yang terlihat dari video beredar ini memantik kemarahan masyarakat. Terlebih, kabarnya korban kekerasan yang diduga melibat seorang guru ini dilakukan terhadap anak berkebutuhan khusus.

Menurut warga di media sosial, pelaku memang dikenal sering menghajar siswa.

“Bujur anaknya itu berkebutuhan khusus ha pulang, gurunya anak mantri Afar dasar rancak sdh maajar murid, sadis orgnya,”ujar warga di media sosial.

Dinas Pendidikan Kabupaten HSU sangat menyangkan terjadinya dugaan insiden kekerasan yang semestinya tidak dilakukan seorang pengajar.

Meskipun untuk tingkat SMA saat ini dibawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Namun, Pemerintah Daerah tetap memberikan perhatian.

Kepala Dinas Pendidikan HSU Rahman Heriadi mengatakan, untuk koordinasi mengenai kondisi sekolah hingga proses belajar mengajar di tingkat SMA memang sangat terbatas karena menjadi tanggungjawab Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel.

Sedangkan Dinas Pendidikan Kabupaten HSU menangani jenjang PAUD, TK, SD dan SMP.

“Namun kami akan melakukan koordinasi secepatnya mengenai proses yang dilakukan, terlebih siswa tersebut juga merupakan warga HSU dan memberikan perlindungan,” ujarnya, Senin (22/9/2025) malam.

Untuk kronologi pasti dari kejadian tersebut juga masih mengunggu adanya informasi langsung dari Dinas Pendidikan Provinsi.

Pihaknya mengaku akan memberikan dukungan jika ada yang dibutuhkan Dinas Pendidikan Provinsi. (her)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ny. Maria Nadhifah Hasbi Rahman Rayakan Ulang Tahun Puteranya Bersama Anak-anak SLB Tanah Bumbu.

19 Januari 2026 - 08:17 WIB

Tingkatkan Kedisiplinan dan Kesehatan, Kepala SLB Negeri Tanah Bumbu Tekankan Pentingnya Kebersihan lingkungan Dari Bahaya Banjir.

19 Januari 2026 - 01:37 WIB

Semangat belajar siswa di SDN Pondok Butun, Kelurahan Gunung Tinggi Meskipun Tak Memakai Meja Dan Kursi.

17 Desember 2025 - 05:19 WIB

Hari Disabilitas Internasional dan HUT ke-19 di SLBN Tanah Bumbu Anak ABK Dengan Keterbatasan Mampu Berkarya.

5 November 2025 - 12:20 WIB

Insentif Guru Honorer Naik Rp 100.000, P2G: Seharga Roti di Los Angeles America.

30 Oktober 2025 - 01:25 WIB

Trending di Pendidikan