BATULICIN – PWI Kabupaten Tanah Bumbu membuat gebrakan dengan membuka Kemah Jurnalistik yang langsung diserbu peminat. Hanya dalam 24 jam sejak pendaftaran dibuka, sebanyak 41 calon peserta telah mendaftarkan diri, menunjukkan dahaga akan pengetahuan jurnalistik di kalangan anak muda.
Dengan tema “Jurnalisme Modern: Membangun Narasi, Bukan Sensasi”, kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman. Di tengah derasnya arus informasi di platform seperti TikTok dan Instagram, PWI merasa perlu membentengi generasi muda dengan kemampuan memilah berita yang akurat dan bertanggung jawab.
“Kami ingin mereka membangun narasi yang kuat, bukan sekadar mengejar sensasi,” ujar Puja Mandela, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Tanah Bumbu.
Bertempat di Pantai Rindu Alam yang indah di Pagatan, para peserta tidak hanya akan belajar, tetapi juga merasakan langsung atmosfer kerja jurnalistik di lapangan. Khusus untuk 50 peserta pelajar tingkat SMP dan SMA, panitia akan melakukan seleksi ketat untuk menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya pandai menulis, tetapi juga memiliki pemikiran kritis.
Deretan pemateri andal telah disiapkan. Mulai dari Puja Mandela yang akan membagikan rahasia konten viral yang mendidik, Sujud Mariono (LKBN Antara) yang akan mengupas cara menjadi wartawan profesional, hingga Man Hidayat dan Zulqarnain yang akan membahas soal etika dan perbandingan media kredibel versus media copy-paste.
Ketua PWI Tanah Bumbu, Slamet Riadi, mengapresiasi penuh inisiatif ini. “PWI Tanah Bumbu luar biasa,” pujinya saat meninjau lokasi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti kekompakan pengurus dalam menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pariwisata lokal.










